Banyak Cara Mengantisipasi Karat Pada Besi

banyak-cara-mengantisipasi-karat-pada-besi-kps-steel

Kekuatan konstruksi pada besi akan menurun drastis jika material tersebut telah berkarat.

Ya, inilah salah satu kelemahan yang dimiliki material besi. Reaksi kimia atau elektrokimia antara logam besi dengan berbagai zat di lingkungan terbuka menyebabkan terjadinya korosi dan berdampak timbulnya karat pada besi. Karat akan merusak besi serta membuatnya rapuh dan mudah hancur sehingga kekuatannya akan hilang dan akhirnya dapat menyebabkan roboh. Oleh karena itu hal ini harus diantisipasi dan dicegah. Berikut ini beberapa cara antisipasi terjadinya karat pada besi yang telah dirangkum oleh KPS Steel, distributor besi Jakarta.

Baca Juga: 3 Tahap Penting Pengerjaan Struktur Baja

1. Pengecatan

Melapisi seluruh permukaan material besi dengan cat merupakan cara paling umum untuk mencegah terjadinya karat. Cara ini relatif mudah dan sederhana sehingga dapat dilakukan oleh siapa pun. Tentu saja cat yang digunakan pun harus mengandung bahan anti karat. Dengan “menutup rapat” seluruh permukaan besi dengan cat anti karat, maka kontak langsung antara besi dengan udara lembab yang dapat menyebabkan karat dapat dihindari. Namun, proses pengecatan ulang harus dilakukan secara reguler untuk menjaga ketahanan material besi dari korosi.

2. Pelapisan Dengan Bahan Non Logam

Selain pengecatan—yang sudah jamak dilakukan—pelapisan besi dengan bahan non-logam lainnya juga dapat dilakukan. Misalnya, pelapisan dengan plastik, bahan pelumas (oli/gemuk), dan juga kaca. Pelapisan plastik (secara fabrikasi) banyak diaplikasikan pada aneka perabot besi yang cenderung berfungsi sebagai elemen dekoratif. Sementara untuk bahan pelumas yang memberi kesan kotor dapat diterapkan pada objek besi non dekoratif. Misalnya, pada bagian-bagian otomotif dan berbagai mesin atau peralatan konstruksi.

3. Pelapisan Dengan Logam

Pencegahan karat pada besi juga dapat dilakukan melalui cara pelapisan dengan senyawa logam. Jenis logam yang biasa digunakan, antara lain tembaga, platina, nikel, timah, krom, perak, dan emas. Berikut beberapa teknik pelapisan yang telah dikembangkan secara khusus.

  • Galvanisasi, yaitu pelapisan besi dengan logam yang titik lelehnya lebih rendah (seng/Zn). Prosesnya adalah dengan mencelupkan besi ke dalam seng cair pada suhu tinggi.
  • Elektroplating, yaitu pelapisan besi melalui proses elektroplating atau elektrolisis—penguraian elektrolit dengan arus listrik searah (DC). Jenis logam pelapis yang sering digunakan, misalnya krom (Cr), platina (Pt), timah (Sn), dan tembaga (Cu).
  • Beberapa teknik pelapisan lain, misalnya semprot (spray), sherardizing, aluminizing, dan lainnya.

4. Perlindungan Katodik

Selain pelapisan langsung, antisipasi karat dilakukan dengan menghubungkan besi ke logam lain yang memiliki potensial elektrode sangat rendah (magnesium/Mg). Jika terjadi oksidasi besi akan segera menarik elektron dari magnesium.

Tahukah Anda? Di antara banyak produk besi ada juga yang melewati pengolahan khusus anti karat, misalnya pipa galvanis yang melewati proses galvanisasi. Anda bisa menghubungi KPS Steel, distributor besi Jakarta untuk mendapatkan informasi lengkap tentang produk besi anti karat tersebut dan berbagai produk besi/baja berkualitas lainnya.

Baca Juga: Menelusuri Menara Besi Tertua Di Dunia

Untuk informasi lebih lengkap mengenai produk besi/baja lainnya, Anda dapat mengunjungi kami di sini.

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait

Menu