5 Metode Perawatan Besi Agar Tidak Cepat Berkarat

Dengan melakukan perawatan secara berkala, besi dapat bertahan lebih lama dan terhindar dari karat.

Proses alamiah yang terjadi pada besi biasanya tidak bisa dihindari, misalnya karat atau korosi. Terjadinya karat atau korosi ini biasanya terjadi karena beberapa faktor. Seperti, sinar matahari, suhu udara, air, dan masih banyak faktor lainnya. 

Baca Juga: Intip Jenis Besi yang Tepat untuk Kreasi Interior Rumah Anda

Jika hal ini terjadi, pastinya besi akan cepat rusak dan terdapat lubang-lubang. Maka dari itu, perawatan besi sangat perlu dilakukan. Ini bertujuan agar besi yang digunakan bisa bertahan lama. Karena pasti siapapun tidak mau besi yang digunakan mudah rusak dan justru membuat pengeluaran sangat banyak. 

Metode Perawatan Untuk Besi

Memang Anda sendiri tidak bisa terus menjauhi faktor-faktor yang menyebabkan korosi itu terjadi, tetapi setidaknya Anda bisa mengambil solusi untuk mencegah karat tersebut dengan cara merawat besi.

Lalu, apa saja metode yang perlu Anda lakukan untuk memperlambat datangnya karat pada besi? Berikut 5 perawatan besi yang perlu diketahui :

  1. Mengecat Ulang Secara Rutin

Biasanya Anda memakai besi sebagai material membuat pagar. Pagar yang bagus juga biasanya dicat agar terlihat indah dan cantik. Dari sini kemudian bisa memulai untuk melakukan perawatan untuk besi pagar tersebut dengan melakukan pengecatan. 

Gunakan cat yang di dalamnya terkandung pelapis antikarat. Ini membantu besi pagar terhindar dari terjadinya karat dan membuat besi menjadi awet. Hal Ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mengubah warna besi pagar tersebut sesuai kreasi yang diinginkan. 

  1. Mengoleskan Minyak atau Oli

Mengoleskan minyak atau oli bisa menjadi salah satu cara untuk perawatan besi agar terhindar dari karat. Minyak atau oli bisa mencegah terjadinya proses oksidasi. Anda bisa mengoleskan minyak atau oli tersebut di bagian yang tersembunyi, agar warna mengkilapnya tidak membuat kesan menjadi kurang bersih pada besi.

Contohnya di bagian engsel besi pada pagar. Tentu engsel yang berkarat akan menghasilkan bunyi derit dan pagar menjadi sulit untuk dibuka. Karena memiliki sifat tahan air inilah, proses korosi menjadi diperlambat oleh minyak dan oli. 

  1. Melapisi Besi dengan Timah

Timah juga merupakan salah satu jenis besi lain yang sering digunakan. Menggunakan timah sebagai pelapis besi juga bisa mencegah terjadinya korosi atau karat. Karena timah sendiri memiliki ketahanan terhadap karat yang lebih tinggi dibandingkan besi lainnya.

  1. Memakai Minuman Bersoda

Sering meminum minuman bersoda atau berkabonasi? Tetapi tahukah Anda bahwa minuman bersoda ternyata bisa membantu mencegah terjadinya karat? Perawatan besi yang satu ini juga sering digunakan jika Anda tidak memiliki material pelapis seperti timah, minyak, atau cat. 

Caranya adalah, siramkan air soda tersebut ke bagian besi yang sudah berkarat. Kemudian, diamkan dulu hingga beberapa saat. Setelah itu, lap dengan kain kering di bagian karat yang sudah disirami soda tersebut. Atau Anda bisa menggunakan sabut kawat untuk menggosoknya. Perlahan, karat pada besi pun akan luruh. 

  1. Memakai Bahan Makanan Asam

Cara yang terakhir untuk mengatasi karat yang ada pada besi adalah dengan menggunakan bahan makanan asam. Seperti air jeruk, campuran soda kue, garam, dan cuka. Senyawa asam yang ada di dalam bahan tersebut mampu membantu menghilangkan karat.

Cara yang dilakukan sama dengan saat menggunakan minuman bersoda ke besi berkarat. Anda tinggal menyiram besi menggunakan keempat bahan tersebut, lalu mendiamkannya, dan tinggal membersihkannya dnegan menggunakan kain. Itulah beberapa metode yang bisa Anda gunakan untuk melakukan perawatan besi agar tidak cepat berkarat. Anda harus melakukan perawatan rutin pada besi yang digunakan agar besi tersebut bisa bertahan lama dan tidak mengalami kerusakan.

Baca Juga: Simak Manfaat Besi untuk Dekorasi Rumah Anda

Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih banyak mengenai material besi, kunjungi website KPS Steel di sini, atau hubungi kami melalui Whatsapp di sini.

Bagikan Artikel :
Menu