Yuk Pelajari Ragam Teknik Las Guna Menyambung Besi

Yuk Pelajari Ragam Teknik Las Guna Menyambung Besi KPS Steel distributor besi jakarta

Sebagian masyarakat hanya pernah melihat seseorang menerapkan teknik las, akan tetapi tidak mengetahui secara detail mengenai aktivitas tersebut. Apabila Anda tertarik untuk mengelas, maka perlu memahami berbagai hal penting.

Sebab, jika melakukannya secara sembarangan tentu hasilnya tidak akan maksimal. Anda perlu mengenali berbagai peralatan yang diperlukan, mengetahui prosesnya dan hal lain setelah melakukan pengelasan.

Anda juga perlu tahu jika mengelas tergolong kemampuan yang perlu dilatih secara berulang supaya memperoleh hasil bagus. Jadi, ketika seseorang pernah belajar mengelas lantas berhenti selama beberapa bulan, perlu mengulang latihan sejak awal.

Apa Itu Las

Apa itu las? Las adalah penyambungan melalui cara membakar. Aktivitas ini merupakan proses penggabungan dua benda.

Hal tersebut dilaksanakan dengan cara melelehkan kedua ujung benda memakai panas tinggi lantas membiarkannya menjadi dingin. Pada akhirnya kedua ujung benda akan menyatu.

Pengelasan ini tidak sama dengan penyambungan logam yang memakai suhu rendah. Contohnya seperti pematrian dan penyolderan. Sebab, aktivitas tersebut justru memerlukan logam tambahan untuk dilelehkan.

Teknik las akan menyambungkan dua bagian logam secara permanen memakai tenaga panas. Keduanya langsung dicairkan pada bagian ujung tanpa perlu melelehkan benda tambahan.

Pengelasan sendiri sudah dikenal oleh manusia tatkala awal abad ke 20. Pada saat itu, sumber panas yang dipakai ialah api pembakaran dari gas acetylena. Aktivitas ini kemudian dilaksanakan secara besar-besaran ketika perang dunia II.

Ketika perang dunia II, teknik las listrik sudah populer dan dipakai untuk menciptakan kapal. Pembuatan kapal tersebut lantas dilengkapi dengan material paku keling atau rivet.

Perang dunia II juga membawa sejarah tersendiri yakni munculnya cara untuk mengetes hasil las. Yakni memakai uji kerf slag. 

Peralatan yang dibutuhkan dalam Mengelas

Tahukah Anda bahwa pengelasan tergolong teknik penyambungan logam yang memiliki kekuatan lebih unggul dibandingkan dengan teknik lain? Sebelum melaksanakan aktivitas tersebut, ada beberapa peralatan yang wajib disiapkan.

1. Kawat Las atau Elektroda

Peralatan yang perlu disiapkan dalam teknik las ialah elektroda. Anda perlu menetapkan elektroda berdasarkan komposisi material dan minimum kekuatan tarik yang dikehendaki. Jangan sampai kekuatan tarik elektroda justru di bawah kekuatan tarik material.

Sebelum memakai peralatan ini, pastikan keadaannya kering atau tidak lembab. Jangan lupa juga untuk membaca petunjuk pemakaian yang tertera pada bungkus produk. Jenis elektroda berbeda terkadang memerlukan persiapan berbeda.

2. Mesin Las

Peralatan utama yang dipakai dalam aktivitas ini tentu saja adalah mesin las. Sebelum memakai mesin tersebut Anda perlu melakukan kalibrasi secara rutin. Tujuannya untuk memastikan arus yang keluar dari mesin sudah sesuai.

Kemudian, gunakan polaritas sesuai dengan kabel elektroda dan kabel massa. Sebab, polaritas akan mempengaruhi hasil penetrasi atau penembusan dalam teknik las. Terakhir, atur pada bagian ampere.

3. Alat Pelindung Diri

Peralatan yang kerap disepelekan ialah alat pelindung diri. Padahal, peralatan ini wajib disiapkan supaya proses pengelasan berjalan secara aman. Pengelasan menyimpan bahaya tersendiri seperti tersengat listrik, panas, percikan las, asap dan lain sebagainya.

Baca Juga: Standar Kemiringan Atap Rumah Tinggal yang Ideal

Proses Pengelasan yang Penting Dipahami

Setelah Anda menyiapkan peralatan dan material yang hendak dilas, maka bisa dilanjutkan dengan proses pengelasan. Pastikan untuk mengikuti tahap-tahap di bawah ini sehingga mampu menghasilkan sambungan sesuai standar.

1. Menyalakan Busur

Mulai aktivitas pengelasan dengan menyalakan busur. Anda bisa menggeser dan menempelkannya lantas mengangkatnya sampai 1,5 × diameter elektroda. Apabila busur sudah menyala, jaga ketinggiannya supaya tetap stabil.

2. Ayunan

Sebenarnya teknik las tidak mengharuskan Anda untuk menerapkan ayunan. Namun, apabila bagian yang hendak dilas cukup lebar, sebaiknya menerapkan ayunan. Apabila tidak berkenan melakukannya bisa menarik secara berulang sampai bagian yang dilas penuh.

3. Pematian Busur

Apabila elektroda hampir habis, maka Anda perlu mengangkat elektroda dalam waktu cepat. Sehingga secara otomatis busur akan berhenti. Akan tetapi, apabila Anda mengangkat elektroda secara sembarangan, bisa menyebabkan cacat las di bagian ujung.

Hal yang Perlu dilakukan Setelah Melakukan Pengelasan

Apabila pengelasan sudah selesai, maka ada beberapa hal yang perlu dilakukan. beberapa hal ini akan membantu merapikan hasil las. Sehingga hasil sambungan juga tampak bersih.

Pertama-tama, bersihkan dahulu bagian slag. Apabila Anda menjalankan prosedur pengelasan secara tepat, maka slag atau kerak las akan terkelupas dengan sendirinya. Namun, apabila prosedurnya salah, Anda membutuhkan tenaga besar untuk membersihkannya.

Pembersihan slag dapat dilakukan melalui alat. Misalnya saja palu chipping yang mempunyai ujung lancip. Setelah membersihkan slag, lantas lakukan penyikatan memakai sikat baja.

Anda juga perlu membersihkan pada bagian spatter hasil las. Apabila terdapat banyak spatter sebenarnya menandakan teknik las yang diterapkan kurang maksimal. Biasanya juga akibat arus terlalu besar.

Pengelasan biasa dilakukan dalam bidang konstruksi. Misalnya saja pembuatan kapal, jembatan, rangka baja, pipa saluran, dan lain sebagainya. Supaya hasilnya tampak bersih dan rapi, perlu menerapkan teknik las secara tepat.

Baca Juga: Mengenal Fungsi Paku Bumi Pada Konstruksi Bangunan dan Jenis-Jenisnya

Teknik dalam pengelasan dapat dilaksanakan secara maksimal ketika memakai bahan berkualitas. Misalnya saja beragam jenis besi yang disediakan oleh KPS Steel distributor besi dan baja terpercaya sejabodetabek. Anda dapat membeli produknya melalui website kami.

Kunjungi laman produk kami untuk informasi selengkapnya. Bila Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut mengenai dunia perbesian, konstruksi, dan inspirasi hunian, kunjungi blog KPS Steel.

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait

Menu