Ragam Jenis Tali Sling Beserta Kegunaannya

ragam jenis tali sling beserta kegunaannya

Tali sling ternyata terdiri dari beberapa jenis. Apa saja?

Tali sling merupakan alat yang umumnya digunakan sebagai pengangkat atau pengait. Terbentuk dari bahan utama berupa besi baja, tali sling sengaja didesain ramping namun kokoh, yang bagian ujungnya dibengkokkan sehingga menyerupai mata kail.

Baca Juga: Mempelajari Cara Memilih Tali Sling Sesuai Kebutuhan

Bentuk ini akan memudahkan penggunaan tali sling sebagai alat angkat, sebab akan jadi lebih praktis untuk dikaitkan pada objek. Jenis tali sling berbeda-beda, sesuai dengan kegunaannya. Penggunaan tali sling yang cocok akan membantu pengerjaan proyek untuk jadi lebih efektif dan efisien dari segi waktu maupun tenaga.

Jenis Tali Sling dan Kegunaannya

Sudah tahukah Anda ternyata tali sling memiliki bentuk dan karakteristik yang berbeda-beda? Umumnya, bentuk ini tergantung dari jenis pemakaian dan kondisi lapangan yang ada. Ada 4 macam tali sling yang bisa Anda temukan saat ini, yaitu wire rope sling, chain sling, webbing sling dan round sling. Seperti apa itu? berikut adalah deskripsi penggunaannya,

1. Jenis wire rope

Tali sling dengan jenis wire rope dibentuk dari pilinan tali baja yang disebut sebagai strand. Strand ini kemudian dipilin kembali dengan mengelilingi bagian inti atau core talinya. Setelah selesai dipilin, wire rope akan dilengkungkan di bagian ujungnya, hingga menyerupai ujung kail pengait.

Bentuk dari wire rope ini agak tebal, dengan karakter yang kokoh, karena itu memiliki bobot yang agak berat. Kegunaan wire rope umumnya untuk mengikat material bangunan atau rangka, menarik katrol dan tuas, untuk keperluan penambatan transportasi laut, sebagai bahan penahan beban, dan lainnya.

2. Jenis chain

Berbeda dari wire rope, tali sling jenis chain memiliki bentuk persis seperti rantai, yang berasal dari penggabungan beberapa lingkaran besi. Biasanya tali sling jenis chain memiliki 3 fungsi utama yaitu untuk membantu menggerakkan mesin, menjadi material untuk mengangkat serta menarik benda, dan yang terakhir berfungsi sebagai pengikat atau pengaman.

Walaupun sekilas mirip dengan bentukan rantai besi biasa, namun sebenarnya jenis tali sling chain memiliki perbedaan di bagian ujungnya, yang selalu ditekuk membentuk mata kail, sehingga menjamin kemudahan untuk menahan beban. Sehingga memang Anda tak bisa menyamakan fungsi rantai biasa dengan tali sling.

3. Jenis webbing

Untuk tali sling jenis ini lebih dikenal dengan sebutan tali pengganti untuk tali chain dan tali wire rope. Namun walaupun disebut sebagai pengganti, kualitas dan kekuatan dari tali webbing bukan berada di kelas 2. Ketiganya tetap memiliki kualitas yang sama, hanya saja 2 tali sling sebelumnya memang lebih lumrah untuk dijadikan sebagai pilihan pertama dalam proyek pembangunan.

Ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh tali webbing, mulai dari bahannya yang lebih ringan, bahannya yang lebih tahan karat, karakternya yang ternyata lebih fleksibel, hingga tak susah bila diinspeksi.

4. Jenis round

Jika Anda mencari tali sling yang cocok untuk mengangkat benda dengan aman dan sempurna, maka jenis round ini adalah jawabannya. Bentuknya melingkar sempurna, sehingga menjamin keamanan beban yang terangkat.

Selain itu tali round ini juga memiliki material pembentuk yang jauh lebih ringan, karena berasal dari paduan antara besi baja dan pelapis sintetik. Sehingga walaupun bentuknya lebih tipis dan lebih ringan, Anda tetap bisa mengandalkannya untuk mengangkat beban dengan bobot maksimal.

Itu lah penjelasan mengenai jenis tali sling beserta deskripsi kegunaannya. Tips bagi Anda ketika memilih tali sling adalah memghitung dengan saksama proyeksi bobot yang akan diangkat dan seberapa panjang penampang alat yang akan digunakan. Semoga bermanfaat, ya!

Baca Juga: Cara Menghitung Kekuatan Tali Sling

Untuk menemukan besi terbaik, KPS Steel selaku distributor menyediakan besi berkualitas, Anda dapat melihat-lihat produknya di sini.

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait

Menu