Mengenal Proses Galvanisasi Pada Besi Dan Baja

mengenal-proses-galvanisasi-pada-besi-dan-baja-kps-steel

Material besi dan baja sering kali mengalami korosi. Hal ini dapat mengurangi kekuatan dan ketahanan besi/baja serta membuatnya menjadi rapuh.

Pada artikel sebelumnya, telah dijelaskan berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya karat pada besi. Salah satunya adalah galvanisasi, seperti yang dilakukan pada produk pipa galvanis. Tak ada salahnya mengetahui seluk beluk galvanisasi melalui penjelasan sekilas lewat artikel yang telah dirangkum oleh KPS Steel, distributor besi Jakarta ini!   

Baca Juga: Sistem Sambungan Pada Struktur Baja

Prinsip Galvanisasi

Galvanisasi atau galvanization adalah pelapisan logam besi/baja dengan jenis logam lain agar memiliki ketahanan terhadap korosi. Logam pelapis yang dipilih adalah seng (Zn), karena sifatnya yang tahan karat. Seng juga memiliki titik leleh yang lebih rendah karena proses galvanisasi dilakukan dengan cara mencelupkan logam besi ke dalam seng cair bersuhu sangat tinggi atau dikenal sebagai hot dip galvanizing. Galvanisasi diambil dari nama Luigi Galvani, yang bersama rekannya Alessandro Volta (keduanya ilmuwan Italia) berhasil mengungkap sifat-sifat elektrokimia seng.   

Tahap Galvanisasi

Secara umum, proses galvanisasi atau hot dip galvanizing melewati tiga tahap utama, yaitu persiapan, pencelupan (galvanizing), dan pendinginan.

  • Tahap persiapan, terutama mencakup berbagai tindakan pembersihan seluruh permukaan logam besi dari segala jenis kotoran (debu, cat, minyak, lemak, dan lainnya.), baik secara mekanik maupun kimia. Pembersihan secara mekanik dapat dilakukan dengan mesin gerinda. Selain membersihkan pengamplasan, proses ini juga dapat menghaluskan bagian-bagian yang tidak rata. Untuk cara kimia, dilakukan dalam beberapa tahap dengan mengaplikasikan air dan bahan kimia tertentu. Pada akhir tahap persiapan, seng akan diberikan pelapisan awal untuk mempermudahnya menempel pada besi dalam proses pencelupan.
  • Tahap pencelupan (galvanizing), yaitu proses mencelupkan produk besi ke dalam cairan seng bersuhu tinggi (hingga >400ºC) dan dalam jangka waktu tertentu (±1,5 menit). Seluruh bagian produk besi harus tenggelam sempurna ke dalam seng cair panas agar pelapisan terjadi secara merata. Ketebalan lapisan seng pun bervariasi (1-9 mikron) dan memengaruhi berapa lama besi akan tahan karat.          
  • Tahap pendinginan (quenching) dilakukan dengan mencelupkan produk besi yang telah melewati proses galvanizing ke dalam air dan/atau larutan sodium chromate dengan konsentrasi tertentu.

Keunggulan Besi/Baja Galvanisasi

Setelah melewati proses galvanizing, besi/baja akan relatif menjadi awet dan tahan karat karena material ini telah dilapisi bahan anti karat. Dengan kata lain, besi galvanis memiliki keunggulan lebih dibandingkan besi non-galvanizing. Tak heran jika material besi galvanis banyak diaplikasikan untuk konstruksi di area ruang luar, seperti pagar dan gerbang bangunan; railing balkon; dan sebagainya. Selain tahan karat, warna silver-nya juga memberi tampilan lebih cerah.        

KPS Steel sebagai distributor besi Jakarta juga menyediakan produk besi dan baja galvanis yang akan sesuai untuk bahan industri maupun konstruksi. Bagi Anda yang memerlukannya, jangan ragu untuk menghubungi kami. 

Baca Juga: Sambungan Las Dan Proses Pengelasan Pada Struktur Baja

Selain besi galvanis, kami juga dapat menyuplai berbagai produk besi/baja berkualitas lainnya. Silakan kunjungi kami di sini untuk informasi lebih lengkap.

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait

Menu