Apa Saja Jenis Kawat Las? Ketahui dari Kodenya!

kawat las kps steel distributor besi pulau jawa dan bali

Pengelasan menjadi salah satu pilar utama untuk membentuk landasan dari berbagai konstruksi struktur bangunan. Dalam pekerjaan ini, terdapat banyak jenis kawat las yang menjadi salah satu penentu kekuatan dan ketahanan pada sambungan logam.

Oleh karena itu dalam memilih jenis kawat las, jangan sampai Anda memilih kualitas logam yang rendah. Sementara penting sekali untuk memahami apa saja jenis dan fungsi dari material bangunan satu ini.

Apa itu Kawat Las?

Kawat las adalah komponen dalam proses pengelasan yang terbuat material logam dan bekerja untuk menyatukan benda lain dengan cara melelehkan lalu menambahkan material logam tambahan. Kawat las dirancang terbuat dari berbagai jenis logam yang berfungsi sebagai elektroda untuk memberikan material tambahan ke titik pengelasan.

Pada proses pengelasannya, ini akan melibatkan busur listrik antara elektroda dan permukaan las. Kawat las nantinya akan meleleh dan terhubung dengan permukaan las dan membentuk sambungan hingga perlahan mendingin dan menjadi kuat.

Kawat las menjadi salah satu kunci untuk memastikan kualitas struktur pada sektor industri atau manufaktur. Hingga saat ini, sudah banyak tipe kawat las dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dalam proses manufaktur maupun pembangunan.

Jenis Kawat Las dan Fungsinya

Pada proses pengelasan, perlu diketahui juga ada banyak jenis kawat yang memiliki fungsi kegunaannya berbeda-beda. Berikut beberapa pilihan jenisnya pada kawat las!

  • Kawat Las E6010

Kawat las ini merupakan salah satu jenis yang banyak digunakan untuk berbagai posisi pengelasan. Contohnya seperti pengelasan besi polos, besi galvanis, pipa, dan lainnya.

Ini adalah jenis kawat yang memiliki lapisan berbasis selulosa. Adapun arus listrik yang dapat digunakan adalah DC, yakni dengan cara penetrasi masuk ke dalam.

  • Kawat Las E6011

Selain tipe E6010, kawat las E6011 juga sering digunakan untuk semua posisi pengelasan. Pekerjaan ini banyak digunakan juga untuk proses pengelasan yang membutuhkan penetrasi lebih dalam.

Selain lapisannya berbasis selulosa, kawat las ini juga memiliki fluks yang mengandung kalium agar dapat menjaga kestabilan busur. Untuk jenis arus listrik yang bisa digunakan adalah tipe DC dan AC.

  • Kawat Las E6012

Jenis kawat las ini sama seperti tipe sebelumnya, yang bisa menggunakan arus listrik DC dan AC. Namun penetrasinya yang dihasilkan tidak bisa sedalam tipe E6011, sehingga termasuk kategori sedang.

Karena penetrasi yang tidak terlalu dalam, maka proses las ini cocok untuk pengisian sambungan pada root pass. Kawat las ini juga sangat cocok untuk pekerjaan pada semua jenis besi polos.

  • Kawat Las E6013

Kawat las ini memiliki lapisan yang bisa menghasilkan sedikit spatter dengan memiliki titik leleh yang cukup rendah. Tidak heran mengapa penggunaannya diperuntukkan untuk pengelasan ringan dan umum.

Selain itu, pengelasan dengan kawat las ini dapat menggunakan besi polos yang bersih. Maka dari itu, Anda harus memastikan permukaan besi yang akan dilas terbebas dari karat dan cat.

  • Kawat Las E7018

Kawat ini memiliki lapisan serbuk besi dengan kandungan hidrogen rendah sehingga dapat menghasilkan deposit las dengan sifat mekanis yang baik. Untuk arus listrik yang digunakan juga adalah AC atau DC agar lebih maksimal.

Penetrasi yang dihasilkan masih dikategorikan dangkal hingga sedang, dan terjadi percikan saat pengelasan. Adapun jenis pekerjaan dengan tipe kawat las ini biasanya digunakan untuk konstruksi baja rendah dan menengah.

Dari beberapa jenis kawat las yang tertera, Anda bisa memahami bahwa masing-masing dari tipenya memiliki kegunaannya yang berbeda. Namun secara umum, dapat Anda ketahui bahwa fungsi kawat las terdiri dari berikut ini:

  • Pembakar

Yang pertama, fungsi las tentunya sebagai bahan pembakar yang akan menimbulkan busur nyala dalam proses pengelasan listrik. Busur nyala inilah yang nantinya akan melelehkan logam sehingga dapat disambung.

  • Bahan Pelindung

Beberapa tipe kawat las memiliki lapisan dengan bahan salutan yang berfungsi sebagai pelindung. Fungsi ini nantinya dapat melindungi hasil pengelasan dari kontaminasi oksigen dan nitrogen di udara.

  • Penghantar Arus

Fungsi lainnya dari kawat las juga ialah sebagai penghantar arus dari mesin las ke benda kerja. Begitu pula sebaliknya, karena alat ini terdiri dari rangkaian tembaga halus yang dibungkus dalam isolator.

  • Pemilihan Logam

Tipe kawat las biasanya dipilih sesuai dengan bahan material yang akan disambungkan melalui pengelasan. Itu berarti, kawat las bisa berfungsi untuk memilih jenis logam yang tepat agar bisa tersambung dengan optimal.

Tips Memilih Kawat Las secara Tepat

Untuk memilih tipe kawat las pastikan Anda mampu memilih dengan tepat agar memastikan hasilnya sesuai kebutuhan Anda.  Apa saja itu? Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan!

  • Jenis Pengelasan

Cara pertama, pastikan Anda menentukan jenis pengelasan sesuai kebutuhan Anda, apakah menggunakan tipe FCAW, GTAW, SMAW, SAW, dan lain-lain. Hal ini dikarenakan setiap jenisnya memiliki syarat pengelasan yang berbeda dan perlu Anda patuhi agar hasilnya optimal.

  • Jenis Logam

Langkah kedua, tentukan jenis logam yang akan digunakan saat proses pengelasan. Pastikan kawat las tersebut terbuat dari logam dasar yang kompatibel seperti stainless steel, carbon steel, aluminium, dan logam lainnya.

  • Ukuran Kawat Las

Kemudian, tentukan juga ukuran kawat las karena terdiri dari berbagai macam pilihan yang bervariasi. Pilih lah ukuran yang tepat sesuai dengan ketebalan pada jenis logam yang Anda pilih.

  • Komposisi Kimia

Langkah berikutnya, perhatikan komposisi bahan kimia serta jenis flux yang digunakan. Pastikan tahap ini telah memenuhi persyaratan mekanis agar proses pengaplikasiannya benar-benar optimal.

  • Kondisi Lingkungan

Beberapa jenis pekerjaan las ada yang lebih cocok di luar ruangan atau sebaliknya. Maka dari itu, Anda perlu memastikan kondisi lingkungan di sekitar agar hasil pengelasan tidak salah.

  • Arus Listrik

Selanjutnya, perhatikan juga arus listrik yang digunakan sebelum melakukan pengelasan. Pastikan kawat las yang digunakan sudah sesuai dengan kemampuan arus listrik di tempat lokasi Anda.

Hasil Pengelasan Optimal dengan Kawat Las Berkualitas

Itu dia penjelasan terkait macam-macam jenis kawat las yang perlu Anda ketahui sebelum memulai pekerjaan pengelasan. Sebab, proses pemilihan hingga tahap menggunakan kawat las sangat mempengaruhi hasil nantinya.

Maka dari itu, penting untuk Anda memilih produk kawat las yang terbuat dari bahan bermutu dan berkualitas tinggi. Seperti KPS Steel yang merupakan distributor besi Pulau Jawa dan Bali  menjual berbagai kebutuhan pengelasan.

Anda tidak perlu bingung lagi dalam memilih jenis kawat las karena bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Informasi selengkapnya, dapat Anda konsultasikan langsung dengan hubungi kami melalui kontak yang tertera!

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait