Fungsi Scaffolding dan Jenisnya dalam Konstruksi Bangunan

fungsi-scaffolding-kps-steel-jual-besi-jakarta

Penjelasan Lengkap Mengenai Scaffolding

Di dalam konstruksi bangunan, terdapat istilah scaffolding yang merupakan struktur semi permanen atau konstruksi pembantu. Fungsi scaffolding adalah sebagai penyangga material, penyangga kerja, pemasangan peralatan lain. Hingga sebagai jalan keluar masuk sarana kerja dalam sebuah konstruksi bangunan. Beberapa orang juga menyebut istilah scaffolding ini dengan sebutan steger atau perancah.

Pada umumnya, kebutuhan scaffolding akan digunakan apabila konstruksi bangunan yang Anda kerjakan berada pada ketinggian mulai dari 1,8 meter hingga 2 meter. Scaffolding sendiri terbuat dari bahan logam besi yang memiliki bentuk layaknya pipa, yang kemudian dipasang satu dengan lainnya membentuk struktur yang kokoh.

Baca Juga: Apa itu Sheet Pile? Kenali Jenis dan Fungsinya

Fungsi Scaffolding

Di awal sudah dijelaskan beberapa fungsi scaffolding secara umum, namun pada dasanya fungsik utama dari scaffolding ini adalah sebagai tempat bekerja yang aman pada sebuah proyek konstruksi. Yang dimaksud dengan aman di sini adalah sebagai berikut:

  1. Seluruh pekerja konstruksi diharapkan aman dan terhindari dari kecelakaan kerja akibat terjatuhnya benda-benda berskala besar maupun kecil di lokasi proyek.
  2. Seluruh pekerja konstruksi diharapkan aman meskipun bekerja di area tinggi.

Jenis Scaffolding

Setelah mengetahui fungsi scaffolding, tentu saja pengetahuan Anda tidak boleh berhenti di situ saja. Pasalnya, ada informasi lainnya yang bisa Anda pelajari tentang struktur semi permanen ini yakni jenis-jenisnya. Setidaknya ada 5 jenis scaffolding yang sering digunakan di dunia konstruksi bangunan, yang mana daftarnya dapat Anda pelajari berikut ini:

1. Frame Scaffolds

Scaffolding jenis frame scaffolds merupakan scaffolding yang terdiri dari susunan rangka pipa besi dengan ukuran tertentu dan digunakan untuk konstruksi bangunan yang berada di ketinggilah lebih dari 3 meter. Untuk tiang-tiangnya biasanya dapat disusun hingga mencapai 10 meter lebih. Frame scaffolds sangat mudah dibongkar maupun dipasang, sehingga tak heran banyak yang menggunakannya pada konstruksi bangunan.

2. Tube and Couper Scaffold

Jenis kedua ini dirangkai dengan batang-batang pipa yang saling terhubung dengan menggunakan klem dan baut khusus. Klem yang dimaksud terdiri dari klem hidup dan mati yang memiliki fungsi berbeda, yakni klem hidup untuk menghubungkan dua ruas pipa yang memiliki sudut bervariasi sedangkan klem mati untuk sudut 90 derajat.

3. Mobile Scaffold

Mobile scaffold dikenal dengan scaffolding besi beroda, karena tediri dari beberapa roda dimasing-masing sudut sisinya. Bahannya terbuat dari pipa galvanis yang sudah terkenal dengan keunggulannya, sehingga dipastikan berkualitas. Roda yang terpasang disetiap sudut sisinya, membuat fungsi scaffolding satu ini lebih baik karena bisa digunakan di outdoor maupun indoor.

4. Scaffolding Kayu

Perlu Anda ketahu, bahwa scaffolding tidak hanya dibuat dari bahan besi saja melainkan juga kayu. Biasanya scaffolding kayu banyak dijumpai di konstruksi bangunan, utamanya di negara berkembang seperti negara kita. Penggunaan kayu ini disinyalir dapat menghemat biaya konstruksi bangunan, karena memang bahan yang digunakan mudah didapatkan. Selain kayu, scaffolding ini juga dibuat dengan bahan bambu yang banyak tersebar di seluruh Indonesia.

5. Scaffolding Tanpa Roda dan Menggantung

Jenis yang terakhir adalah scaffolding tanpa roda yang terdiri dari beberapa komponen, yakni kaki pipa, kusen, penguat vertikal, dan tiang sandaran. Selain itu juga ada bagian lainnya, yakni sambungan pasak, papan panggung, papan pengaman, penopang dan juga anak tangga. Tak hanya scaffolding tanpa roda, tapi juga scaffolding menggantung yang penggunaannya terbatas karena dipasang di plat beton atau langit-langit bangunan.

Baca Juga: Ukuran Pipa Galvanis, Berat dan Harganya

Itulah informasi seputar fungsi scalfolding dan juga jenis-jenis yang paling sering digunakan di dunia konstruksi bangunan, khususnya di Indonesia. Apabila Anda berminat untuk membeli kontruksi semi permanen ini, maka Anda bisa langsung menghubungi KPS Steel sekarang juga. Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lengkap mengenai beragam jenis besi dan informasi lainnya. Anda dapat mengunjungi website KPS Steel di sini, atau dapat langsung menghubungi kami untuk melakukan pemesanan melalui Whatsapp di sini.

Bagikan Artikel :
Menu