Cara dan Tips Melakukan Las Besi Cor yang Tepat

cara las besi cor KPS Steel distributor besi

Dalam dunia konstruksi, las besi cor merupakan salah satu aktivitas yang selalu dilakukan. Pasalnya, besi cor merupakan komponen penting dalam bangunan. Biasanya, komponen ini digunakan dalam rangka pondasi bangunan untuk memperkuat struktur bangunan.

Besi cor sering juga disebut sebagai besi tuang, karena proses pembuatannya yaitu dituang dan dicetak. Namun, keduanya berbeda. Besi tuang didapatkan dari pengolahan baja dan besi, sedangkan besi cor didapatkan dari pengolahan larutan logam Fe. Lalu, bagaimana cara mengelas besi cor? Artikel ini akan memberikan panduan lengkapnya di bawah ini.

Material yang Dibutuhkan untuk Las Besi Cor

Dalam proses mengelas besi cor, ada dua bahan yang akan digunakan, yaitu besi tuang dan besi cor. Seperti yang sudah diketahui, besi cor didapatkan dari hasil pengolahan baja dan besi melalui tungku dan proses peleburan. 

Sementara itu, besi cor dibentuk dari proses pelarutan Fe di dalam air sehingga didapatkan larutan korosi. Larutan korosi ini berfungsi untuk menghasilkan tekstur cor yang lebih halus dan rata. Selain itu, larutan ini juga berfungsi untuk mengurangi kerasnya permukaan logam.

Bahan lainnya yang diperlukan dalam proses mengelas besi cor yaitu polimer (seperti polyester dan nylon), dan zat aditif (contohnya karet alam, asam oleat, silikon, dan lignin). Penggunaan zat aditif bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas, kekuatan, dan ketahanan dari elastomer. 

Bila ingin mendapatkan hasil yang lebih optimal, Anda juga bisa menambahkan beberapa campuran agar besi cor tahan terhadap cuaca ekstrem dan abrasi. 

Cara Melakukan Las Besi Cor

Saat pertama kali belajar ngelas, mungkin Anda akan merasa ragu ketika akan mengelas besi cor. Tenang, di bawah ini ada informasi cara mengelas besi cor yang bisa diikuti:

  1. Bersihkan area kerja dan pastikan kondisinya aman. Gunakan alat perlindungan diri seperti pelindung wajah, mata, dan telinga ketika proses pengelasan berlangsung.
  2. Siapkan alat yang akan digunakan untuk mengelas, seperti besi cor, penyalut, pengelas listrik, masker asap atau ventilasi, serta bor sumur yang akan digunakan.
  3. Pastikan semua peralatan yang akan digunakan dalam kondisi aman dan baik.
  4. Atur tegangan listrik alat las sesuai dengan spesifikasi dari produsen masing-masing. Biasanya, tegangan yang disarankan yaitu 110V-200V.
  5. Sebelum mulai mengelas, ukur terlebih dahulu panjang potongan besi cor dengan rapat.
  6. Gunakan masker asap untuk melindungi sistem pernapasan Anda dari asap atau ketika proses las besi cor berlangsung. Asap dan debu tersebut berasal dari logam yang terbakar.
  7. Aplikasikan penyalut secara merata pada area besi cor yang akan dilas menggunakan spons atau kuas.
  8. Sambungkan ujung dari potongan besi cor atau pipa lainnya yang sudah disiapkan. 
  9. Usahakan agar sambungan antar potongan besi cor dengan bor sumur berada dalam posisi yang tepat. Tujuannya agar tidak ada celah ketika mengikatnya menggunakan las listrik.
  10. Hidupkan mesin las listrik, lalu seret elektroda listrik ke sambungan besi cor dengan cepat dan tepat.
  11. Setelah selesai, matikan mesin las listrik serta cabut elektroda dari sambungan yang sudah dilas.
  12. Buang penyalut berlebih menggunakan kain bersih dan lembap sebelum sambungan tersebut dibiarkan dingin. 
  13. Periksa kembali sambungan besi cor tersebut dan pastikan telah terpasang dengan baik.
  14. Setelah dipastikan terpasang dengan kuat, besi cor tersebut sudah siap digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Tips Melakukan Las Besi Cor

Mengelas besi cor bisa menjadi proses yang rumit karena sifatnya yang mudah retak. Oleh karena itu, Anda bisa mengandalkan yang sudah tepercaya seperti KPS Stell, Distributor Besi Pulau Jawa dan Bali. Berikut adalah beberapa tips untuk mengelas besi cor dengan benar dan aman:

  • Bersihkan Casting

Sebelum memulai proses pengelasan, penting untuk membersihkan permukaan casting dari kotoran, minyak, dan karat. Gunakan sikat kawat atau gerinda untuk membersihkan permukaan casting secara menyeluruh. Pastikan tidak ada kontaminan yang tertinggal karena dapat menyebabkan retak pada lasan.

  • Pilih Elektroda yang Tepat

Jenis elektroda yang digunakan akan tergantung pada jenis besi cor dan proses pengelasan yang digunakan. Elektroda yang umum digunakan untuk mengelas besi cor adalah elektroda nikel, besi cor, dan baja tahan karat. Dalam hal ini, disarankan untuk menggunakan elektroda nikel.

  • Pengelasan Menggunakan Pemanasan Awal

Pada teknik yang satu ini, akan dilakukan pemanasan awal pada besi cor. Hal ini dilakukan untuk memperlambat laju pendinginan pada area yang sudah dilas. Biasanya, teknik ini lebih banyak disukai bila keadaannya memungkinkan. 

Pada proses pemanasan awal, suhu yang digunakan biasanya berkisar antara 500 sampai 1200 derajat F. Usahakan jangan sampai melebihi 1400 derajat F, karena bisa membuat material berada dalam suhu kritis. Usahakan untuk memanaskan bagian tersebut secara perlahan serta merata.

Gunakan las dalam arus yang rendah untuk meminimalisir tegangan sisa dan campuran. Dalam kondisi tertentu, Anda bisa membatasi lasan pada area yang lebih kecil (panjangnya sekitar 1 inci ), untuk mencegah adanya penumpukan tegangan sisa yang bisa mengakibatkan besi retak. 

Dalam hal ini, Anda juga bisa mengandalkan peening manik-manik las. Setelah proses pengelasan selesai, diamkan hingga suhunya perlahan-lahan mendingin. Anda bisa membungkus casting dalam selimut isolasi atau menguburnya di dalam pasir kering. Hal ini bisa membantu menghambat proses pendinginan dan mencegah retak.

  • Pengelasan Tanpa Pemanasan Awal

Dalam keadaan tertentu, mungkin diperlukan proses pengelasan tanpa pemanasan awal. Biasanya hal ini dipengaruhi oleh ukuran coran atau keadaan lainnya. Bila memang hal tersebut penyebabnya, maka bagian tersebut harus tetap dalam kondisi dingin. Anda bisa menaikan suhu casting mencapai 100 derajat F. 

Sementara itu, jika bagian tersebut berada di dalam mesin, Anda bisa menjalankannya terlebih dahulu beberapa menit agar bisa mencapai suhu tersebut. Hindari memanaskan casting dengan suhu terlalu panas hingga tidak dapat menyentuhnya.

Untuk proses pengelasan pada besi yang pendek (kira-kira 1 inci), sangat penting dilakukan peening setelah pengelasan dilakukan. Diamkan casting dan las hingga suhunya dingin secara perlahan. 

Tidak perlu mempercepat proses pendinginan menggunakan air atau udara. Selanjutnya, Anda bisa melakukan las besi cor di area lainnya sebelum las sebelumnya dingin. Usahakan agar manik-manik berada dalam satu arah yang sama. 

  • Dinginkan Secara Perlahan

Sebuah proses pengelasan tidak akan optimal ketika proses pendinginannya terganggu. Anda tidak boleh memberikan udara atau air dingin untuk mempercepat proses pendinginan. Biarkan setiap komponen yang sudah dilas mengalami pendinginannya secara alami dan perlahan. 

Biarkan komponen melalui proses pendinginan dengan sempurna. Untuk memastikan besi cor telah mendingin dengan baik, Anda bisa menyimpannya ke dalam pasir hangat atau  oven.

Sayangnya, biasanya tukang las yang masih kurang berpengalaman melakukan proses pendinginan ini dengan tidak maksimal. Hal ini bisa mempengaruhi daya tahan las dalam jangka yang panjang. 

Oleh karena itu, bila Anda perlu las besi cor, lebih baik langsung mengandalkan ahlinya seperti KPS Steel, Distributor Besi Pulau Jawa dan Bali. untuk informasi lebih lanjut Hubungi kami.

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait