Ayo, Peduli Lingkungan Dengan Mengelola Limbah Besi!

ayo-peduli-lingkungan-dengan-mengelola-limbah-besi-kps-steel

Material besi/baja ternyata tidak hanya kuat dan tahan lama, tetapi produk ini juga masih berguna sekaligus memiliki nilai jual kendati sudah rusak dan berkarat.

Tahukah Anda? Seperti halnya limbah plastik dan kertas, limbah besi/baja pun dapat digunakan kembali (reuse) atau didaur ulang (recycle). Selain merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan, pengelolaan limbah besi bahkan terbukti dapat menjadi bisnis yang menguntungkan. Ayo, ikuti ulasan mengenai pengolahan limbah besi dari KPS Steel, distributor besi Jakarta berikut ini!

Baca Juga: Yuk, Berkreasi Dengan Menggunakan Pipa Furnitur!

Reuse Besi Bekas

Reuse artinya menggunakan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai, termasuk bahan yang terbuang (limbah/sampah). Barang-barang yang terbuat dari besi/baja termasuk material yang dapat digunakan kembali seperti barang dari plastik, kertas, botol kaca bekas, dan sebagainya.

Berbagai jenis produk besi/baja tentu berbeda-beda kemungkinannya untuk digunakan kembali setelah menjadi barang yang sudah tidak terpakai atau barang bekas. Penggunaan kembali besi bekas tergantung dari kondisi besi itu sendiri dan kreativitas setiap individu dalam penggunaannya kembali. Besi bekas dapat dimanfaatkan kembali untuk proyek konstruksi atau industri (otomotif, furnitur, dll.) atau untuk membuat berbagai macam produk kerajinan besi.    

Sebagai contoh, besi kanal atau besi profil bekas konstruksi atap dan tiang dapat digunakan sebagai bahan pembuat pagar, bangku taman, dan lainnya.; besi siku, pipa besi, dan besi plat bekas dapat dikreasikan menjadi beragam model furniture, elemen dekoratif, dan benda seni seperti produk DIY atau “Do It Yourself” yang dapat dibuat sesuai dengan kreativitas Anda.   

Recycle Besi Tua

Recycle artinya mendaur ulang atau mengolah kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai atau yang terbuang sebagai limbah/sampah menjadi barang baru. Proses pengolahan limbah dapat dilakukan secara manual dengan skala yang berbeda. Dalam skala kecil, pengolahan limbah secara manual dilakukan dengan alat sederhana. Lain halnya pengolahan limbah dalam skala besar yang menggunakan sistem fabrikasi menggunakan mesin berteknologi tinggi.

Namun, khusus untuk daur ulang besi tua (besi scrap) biasanya dilakukan oleh pabrik besi selaku konsumen. Sejumlah besi scrap akan dilebur dan diproses sedemikian rupa untuk dijadikan bahan baku produk besi/baja baru. Ketahuilah bahwa kebutuhan bahan baku industri besi/baja tidak selalu berupa biji besi yang diambil dari alam, tetapi juga dari hasil daur ulang besi tua.

Jangan Buang Limbah Besi

Tahukah Anda? Ternyata kebutuhan besi scrap untuk memenuhi bahan baku industri besi/baja sangat besar. Produsen besi/baja di Indonesia bahkan harus mengimpor besi scrap. Artinya, peluang bisnis jual-beli limbah besi di Indonesia sangatlah potensial. Setidaknya, jika memiliki limbah besi Anda dapat mengumpulkannya lalu menjualnya kembali kepada pencari besi tua ataupun pengepul. Harga besi tua bervariasi tergantung jenisnya, tetapi kisarannya antara Rp3.500,00 s/d Rp6.500,00 per kilogram.  

Ayo, turut peduli lingkungan dengan mengumpulkan limbah besi, entah untuk digunakan kembali (reuse) maupun dijual kepada pengepul untuk didaur ulang (recycle) menjadi besi baru.

Baca Juga: Tips Memperbarui Perabot Yang Berkarat

Sementara itu, jika Anda membutuhkan besi/baja baru untuk kebutuhan proyek Anda, silakan hubungi kami di KPS Steel, distributor besi Jakarta. Atau kunjungi laman kami di sini.

Bagikan Artikel :
Menu