Apa itu Slab? Pelajari Selengkapnya di Sini!

slab untuk menyangga bangunan kps steel distributor besi pulau jawa dan bali

Di berbagai kota besar, pembangunan gedung bertingkat sudah menjadi hal yang umum ditemui. Dalam mendukung pembangunan tersebut, maka slab adalah komponen yang penting dan sangat dibutuhkan.

Istilah slab mungkin saja masih asing bagi sebagian orang. Sebenarnya, istilah slab merujuk pada penyebutan struktur plat lantai yang memanfaatkan bahan beton bertulang.

Untuk lebih jelasnya, artikel ini akan memberikan informasi terkait hal slab. Ketahui juga berbagai fungsi, jenis, serta kelebihan dan kekurangan dari bahan bangunan yang satu ini!

Definisi Slab

Secara sederhana, bisa dijelaskan bahwa slab adalah sebuah lempengan yang memiliki fungsi untuk menyangga beban, untuk selanjutnya disalurkan menuju rangka pendukung yang berbentuk vertikal dalam sebuah struktur bangunan.

Selain itu, sesuai dengan yang sempat disinggung sebelumnya, banyak juga yang menyebutkan bahwa slab merupakan istilah yang digunakan ketika menyebutkan jenis struktur lantai yang terbuat dari beton bertulang.

Biasanya, lempengan slab ini memiliki bentuk berupa elemen horizontal, sehingga dapat dirancang untuk bekerja dalam satu arah yang berbentuk tegak lurus. Perancangan komponen slab sangat umum digunakan dalam berbagai properti gedung bertingkat.

Fungsi Slab

Setelah mengetahui tentang definisinya, penting juga untuk mengetahui fungsi komponen ini. Fungsi dari slab adalah sebagai penyalur beban dalam rangka pendukung, sehingga kekuatan bangunan pun dapat bertambah. Beban di sini bisa berupa beban hidup seperti manusia, maupun beban mati seperti beban komponen bangunan di atasnya.

Karena memiliki cara pemasangan yang cukup mudah, maka penggunaan slab dapat menjadi solusi tepat bagi berbagai jenis bangunan.

Namun, untuk mendapatkan hasil yang optimal, maka penting untuk memilih jenis produk yang berkualitas. Untuk mendapatkan bahan bangunan yang terjamin kualitasnya, produk beton dari KPS Steel dapat menjadi pilihan tepat. Silakan kunjungi laman produk untuk mendapatkan berbagai informasi lebih lanjut tentang besi beton polos dan besi beton ulir.

Jenis-jenis Slab

Selanjutnya, mari lebih mengenal tentang jenis-jenis dari komponen slab. Jika dilihat dari strukturnya, maka slab dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu one way serta two way slab, berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya.

1. One Way Slab

Pertama, ada jenis slab satu arah. One way slab adalah jenis slab yang memakai balok dengan sisi yang berlawanan. Fungsinya, supaya dapat menopang beban secara satu arah. Jika dilihat dari rasio antara panjang dan lebarnya, yaitu sebesar 1:2 atau bisa lebih besar lagi.

2. Two Way Slab

Selanjutnya, slab dua arah atau two way slab. Dalam hal ini, balok yang memikulnya terdiri dari empat sisi, sehingga beban pun akan ditopang melalui dua arah yang berbeda. Kebalikan dari jenis pertama, rasio atau perbandingan antara panjang dan lebar yang dibutuhkan yaitu kurang dari 2.

Kelebihan dan Kekurangan Slab

Ketika memilih bahan bangunan, maka karakteristik pun dapat menjadi petimbangan penting, termasuk dengan mempelajari kelebihan dan kekurangan dari bahan tersebut. Untuk komponen slab, berikut adalah berbagai hal yang sebaiknya Anda ketahui.

1. Kelebihan Slab

Slab adalah komponen bangunan yang sudah umum dipakai karena memang memiliki berbagai kelebihan atau keunggulan. Berikut adalah keunggulan yang perlu Anda ketahui sebagai pertimbangan dalam memilih jenis bahan konstruksi yang satu ini:

  1. Lebih terjaminnya mutu beton dan produknya.
  2. Memiliki tingkat kestabilan yang baik, sehingga cocok digunakan untuk proyek gedung bertingkat.
  3. Karena pemasangannya yang praktis, maka waktu untuk melakukan proyek konstruksi pun akan menjadi lebih cepat.
  4. Dapat memberikan kemudahan untuk berbagai pemasangan instalasi pada bangunan tersebut, misalnya untuk instalasi elektrikal maupun mekanik.
  5. Biaya konstruksi yang diperlukan terbilang cukup minim.
  6. Pemeliharaan atau perawatan yang dibutuhkan terbilang efisien, sehingga dapat menghemat biaya ke depannya.

2. Kekurangan Slab

Selain keunggulan yang sudah dipaparkan di atas, slab juga memiliki kekurangan yang juga sebaiknya Anda ketahui. Beberapa contoh kekurangan slab adalah sebagai berikut:

  1. Karena tidak terdapat balok-balok yang terletak di sepanjang garis kolom bangunan, maka kemampuan menahan beban dari bangunan tersebut bisa jadi berkurang.
  2. Bisa menjadi penyebab keruntuhan pons, karena gaya geser yang terjadi cukup besar untuk pelat yang berada di sekitar bagian kolom bangunan.
  3. Tingkat kekakuan konstruksi bangunan terbilang cukup rendah jika menggunakan slab, sehingga gaya lateral yang dapat diterima pun menjadi berkurang.

Itulah berbagai penjelasan lebih lengkap tentang apa yang dimaksud dengan slab. Telah dipaparkan juga berbagai fungsi, jenis, kelebihan, serta kekurangannya. Pada dasarnya, slab adalah komponen penting untuk untuk membangun jenis properti bertingkat.

Namun, dalam menentukan produk bahan bangunan, tentunya perlu dipertimbangkan untuk memilih produk yang terjamin kualitasnya. Maka dari itu, KPS Steel sebagai distributor besi dapat menjadi solusi tepat untuk memenuhi berbagai kebutuhan bahan.

Baca Juga: Apa itu Beton Prategang, Konsep, Cara Kerja

Kebutuhan pembelian berupa bulk buying juga dapat dilakukan melalui KPS Steel, serta pengiriman pun dapat dilakukan ke berbagai kawasan Pulau Jawa dan Bali.

Setelah membaca artikel ini, Anda telah mengetahui bahwa slab adalah komponen penting dalam pembangunan berbagai jenis gedung bertingkat. Untuk mendapatkan bahan berkualitas, produk besi dari KPS Steel adalah pilihan tepat. Silakan kunjungi laman produk KPS Steel kami untuk keterangan lebih lanjut tentang besi beton polos, besi beton ulir, dan beragam jenis besi berkualitas lainnya. Simak beragam informasi terkini seputar dunia konstruksi di laman blog KPS Steel.

Bagikan Artikel :

Butuh Besi Untuk Kebutuhan Konstruksi?