Apa itu Geofoam? Kenali Jenis hingga Aplikasinya

konstruksi geofoam kps steel distributor besi pulau jawa dan bali

Selama ini, industri konstruksi biasanya  didominasi oleh penggunaan batu pecah, tanah, pasir, dan bahan tanah lainnya. Sebagai solusi alternatif, kini muncul inovasi material geosintetik yang ringan dan memiliki banyak keunggulan, yaitu geofoam.

Material ini terbukti sangat bermanfaat dalam mengatasi berbagai masalah konstruksi karena fleksibilitas dan kekuatannya yang luar biasa. Aplikasinya juga sangat luas, mulai dari kebutuhan stabilisasi lereng, remediasi tanah, hingga sebagai struktur penahan.

Apa itu Geofoam?

Melansir dari For Construction Pros, Geofoam jenis material multifungsi berbahan busa polistirena (PS) yang digunakan dalam berbagai kegiatan konstruksi, termasuk untuk keperluan pembangunan struktur, bangunan, dan pondasi.

Sifat fisiknya yang unik, nilai, dan fleksibilitas dari bahan foam ini menjadikannya material populer untuk berbagai aplikasi, termasuk isolasi termal dan landscaping, jalan raya, stadion, dan lain sebagainya.

Bahan ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1950-an, dan dianggap hampir 100 kali lebih ringan dari sebagian besar material tanah, serta hampir 20-30 kali lebih ringan dari bahan tanah ringan konvensional. Karena itu, ini biasa digunakan sebagai pengganti tanah.

Jenis Geofoam

Berdasarkan karakteristik dan proses pembuatannya, busa berbahan polystyrene ini dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu EPS dan XPS. Sebagaimana dikutip dari Petrane, berikut ini rincian lengkapnya:

1. EPS (Expanded Polystyrene)

Adalah jenis yang dihasilkan melalui proses ekspansi pada bijih plastik polystyrene. Proses ini dimulai dengan mengembangkan bijih plastik menggunakan uap hingga menghasilkan pre puff beads.

Beads yang sudah setengah mengembang kemudian diisi ke dalam cetakan dan diberi uap lagi hingga mencapai ekspansi penuh. Akhirnya, produk styrofoam yang ringan dan kuat akan terbentuk.

2. XPS (Extruded Polystyrene)

Di sisi lain, proses pembuatan XPS melibatkan proses ekstrusi yang terjadi pada berbagai jenis plastik untuk mencapai bentuk yang kompleks.

Material bijih ditekan dan dilelehkan melalui lubang cetakan hingga menghasilkan material yang kontinyu sesuai dengan bentuk cetakan pada mesin ekstrusi.

EPS vs. XPS Geofoam

Dari segi bahan dan aplikasi dengan tanah, keduanya memiliki persamaan. Baik EPS maupun XPS memiliki kemampuan yang baik ketika berkontak dengan tanah dan digunakan sebagai pondasi pada konstruksi.

Namun untuk memahami lebih lanjut terkait perbedaan antara EPS dan XPS, ada beberapa aspek yang bisa menjadi bahan perbandingan. Menurut Geofoamintl dan Petrane, berikut ini beberapa perbedaannya yang paling signifikan:

1. Visual Mikroskopis

Perbedaan antara EPS dan XPS secara visual terletak pada struktur mikroskopis keduanya. EPS terbuat dari bijih plastik yang diperluas, menciptakan struktur yang menempel satu sama lain dengan adanya rongga yang tidak tertutup bijih plastik.

Sebaliknya, XPS terbuat dari material bijih plastik yang ditekan dan dilelehkan pada lubang cetakan, menghasilkan struktur yang uniform dan rapat tanpa adanya rongga. Perbedaan ini mempengaruhi sifat isolasi termal dari keduanya.

2. Harga

Dalam hal harga, EPS memiliki harga yang relatif lebih murah dibandingkan XPS. Harga EPS memiliki rentang 10% hingga 30% dari harga XPS. Perbedaan harga tersebut berkaitan dengan kekuatan tekan XPS terhadap EPS.

3. Kekuatan Tekan

Jika dibandingkan,  XPS memiliki kekuatan tekan yang relatif lebih besar dibandingkan dengan EPS, dengan rentang 10% hingga 30% dari kuat tekan EPS. Perbedaan densitas pada EPS juga mempengaruhi kekuatan tekan yang dimilikinya.

4. Ketahanan terhadap Kelembaban

Dibandingkan dengan XPS, EPS tidak memiliki ketahanan terhadap kelembaban karena memiliki rongga yang memungkinkan penyerapan cairan yang dapat mengurangi kemampuan termalnya.

Di sisi lain, XPS memiliki ketahanan terhadap kelembaban karena tidak memiliki rongga, sehingga menjadikannya material yang semi-impermeabel. Namun, EPS cenderung lebih tahan terhadap serangga jika dibandingkan dengan XPS.

5. Ukuran Material

Ukuran material juga menjadi perbedaan signifikan. Jenis EPS tersedia dalam variasi ukuran lebar 8″-48″ dan panjang 2′-16′, dengan berbagai ketebalan mulai dari ½” hingga 36″.

Sementara itu, XPS ditawarkan dalam lebar 16″, 24″, atau 36″, dengan panjang terbatas hingga 8′ dan ketebalan ¾”, 1″, 1-1/2″, 2″, atau 3″. Selain itu, EPS umumnya dihasilkan dalam bentuk blok, sedangkan XPS dalam bentuk lembaran.

4. Keberlanjutan Lingkungan

Jika dibandingkan dari dampaknya terhadap lingkungan, EPS umumnya tidak mengandung bahan berbahaya seperti HFCs, CFCs, atau HCFC, formaldehida, atau pewarna.

Sebaliknya, XPS umumnya mengandung HFCs seperti HFC134a, yang merugikan lingkungan. XPS juga memiliki pewarna warna seperti merah muda, biru, atau hijau untuk membedakannya dari produk lain.

5. Umur Pakai

Umur pakai EPS dapat mencapai hingga ≥ 100 tahun, sementara XPS memiliki umur pakai sekitar ≥ 50 tahun. Namun, perlu diperhatikan bahwa umur pakai ini sangat bergantung pada kondisi area dan penggunaannya.

Keunggulan Geofoam

Apapun jenis yang digunakan, sebenarnya baik EPS maupun XPS memiliki keunggulan yang sama. Berikut ini berbagai keunggulan yang bisa Anda peroleh:

1. Ringan dan Kuat

Density atau massa jenisnya sangat rendah, (antara 15 hingga 45 kg/m3), sehingga sangat ringan jika dibandingkan dengan bahan konstruksi tradisional seperti tanah, beton, atau bata.

Karena ringan, ini bisa diaplikasikan bersama besi beton KPS Steel untuk mengurangi beban struktur beton. Meskipun ringan, kekuatan tekannya tetap signifikan (1,5 – 12,8 ton/m2), sehingga memberikan keunggulan dalam hal kekuatan struktural.

2. Penanganan Mudah dan Cepat

Karena tersedia dalam bentuk balok atau lembaran, penggunaan bahan ini dapat memudahkan proses penanganan dan instalasi. Bahannya juga sangat fleksibel dan bisa mempersingkat waktu pemasangan dan meminimalkan penggunaan alat khusus.

3. Menghemat Biaya

Selanjutnya, bahan ini dapat mengurangi kebutuhan struktur penunjang yang besar, mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan material konstruksi. Selain itu karena waktu pengerjaan jadi lebih singkat, biaya lainnya juga bisa berkurang.

4. Isolasi Termal dan Suara yang Baik

Menurut Geofoamintl, selain memberikan keunggulan struktural bahan ini juga memiliki kemampuan  isolasi termal yang baik. Karena itu, penggunaannya bisa meningkatkan kenyamanan dan efisiensi energi pada bangunan.

Fungsi Geofoam

Dikutip dari berbagai sumber, fungsi utama dari bahan satu ini sangat beragam, di antaranya yaitu sebagai berikut:

  • Membantu memperkuat lapisan tanah yang tidak stabil.
  • Menjadi alternatif bahan yang lebih ringan untuk penggantian tanah timbunan konstruksi sipil.
  • Mengurangi beban tanah dasar.
  • Mengurangi penurunan pada tanah lunak.
  • Memperpanjang umur struktur konstruksi.

Aplikasi Geofoam

Dalam penerapannya, bahan satu ini bisa diaplikasikan untuk berbagai jenis konstruksi. Mulai dari konstruksi jalan hingga jembatan dan tanggul, berikut beberapa contohnya:

1. Konstruksi Jalan

Saat membangun jalan baru, tanah yang digunakan seringkali lembut, lemah, atau longgar, sehingga diperlukan bahan isi yang fleksibel namun dapat memberikan stabilitas lebih, seperti EPS atau XPS.

2. Landscaping dan Stabilisasi Lereng

Karena konstruksinya sangat ringan, EPS dan XPS  sering digunakan dalam struktur landscaping seperti taman atap di daerah perkotaan. Material ini juga dapat menstabilkan lereng, mencegah tanah longsor, dan meningkatkan stabilitas struktur.

3. Isolasi dan Pondasi Bangunan

EPS dan XPS yang berdensitas tinggi dapat berfungsi untuk isolasi dan pondasi bangunan, sebagai buffer antara tanah dan dinding. Selain itu, ini juga ideal untuk isolasi termal sebagai insulasi.

4. Jembatan dan Perlindungan Tanggul

Saat ini, banyak jembatan modern yang menggunakan EPS atau XPS sebagai bahan isian ringan yang dapat mengurangi beban berat pondasi tanah dan mendistribusikan beban secara merata.

Selain mengandalkan geofoam, Anda juga dapat menggunakan produk besi dari KPS Steel Distributor Besi Pulau Jawa dan Bali untuk wujudkan bangunan kokoh dan tahan lama.

Kunjungi laman produk KPS Steel untuk informasi lebih lanjut mengenai ragam produk yang tersedia. Hubungi KPS Steel untuk pemesanan dan konsultasikan kebutuhan besi Anda pada tim kami, untuk menemukan besi untuk pembuatan kolom spiral bangunan Anda.

Pelajari beragam informasi seputar besi dan konstruksi bangunan melalui laman blog KPS Steel.

Bagikan Artikel :

Butuh Besi Untuk Kebutuhan Konstruksi?