4 Ciri Ciri Baja Ringan Kualitas Bagus & Cara Uji Manual

ciri ciri baja ringan kualitas bagus kps steel distributor besi jakarta perbedaan besi dan baja

Ciri ciri baja ringan kualitas bagus menjadi salah satu pertimbangan bagi masyarakat dalam membeli material ini. Mengingat saat ini sudah menjadi pilihan utama di dunia konstruksi karena kemampuannya menggantikan material kayu.

Sebelum membeli, penting bagi Anda untuk memahami ciri-ciri baja ringan kualitas bagus. Hal penghuni rumah bisa lebih aman dan nyaman.

Jika Anda memilih material abal-abal, maka kerugian bisa datang kapan saja tanpa memandang kondisi. Sehingga harus benar-benar teliti saat memilih. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas ciri ciri baja ringan dengan kualitas baagus.

Ciri Ciri Baja Ringan Kualitas Bagus

Saat ini banyak pilihan produk konstruksi di pasaran membuat konsumen semakin bingung bagaimana cara memilihnya agar sesuai. Tidak semua barang memiliki kualitas sama meskipun materialnya sejenis, berikut ciri-cirinya.

1. Memiliki Lapisan Anti Karat

Korosi bisa terjadi dan kemungkinan merusak sifat bahan tertentu sehingga tidak dapat digunakan. Terutama jika dipengaruhi beberapa faktor yang mempercepat proses korosi.

Beberapa faktor penyebab karat adalah karena tergores saat proses pemotongan atau bersinggungan dengan larutan asam. Cuaca ternyata juga bisa mempengaruhi hilangnya lapisan anti karat pada bahan ini.

Oleh karena itu, pastikan menggunakan ciri ciri baja ringan kualitas bagus serta melakukan coating sebelum digunakan. Kurangi kesalahan kerja, jauhkan dari larutan asam serta adonan semen.

2. Nilai Yield Strength Tinggi

Yield strength, tegangan luluh, atau kekuatan luluh merupakan tegangan minimal saat material mulai kehilangan sifat elastis. Ketika tekanan beranjak meningkat perlahan, maka regangan juga akan meningkat.

Apabila mengalami tekanan, ciri ciri baja ringan kualitas bagus akan kembali ke bentuk awal. Jika suatu bahan bisa melakukan hal ini, maka bahan tersebut dapat dikatakan elastis.

Namun ada saatnya mencapai titik maksimal sampai tidak dapat kembali ke bentuk semula atau berhenti menjadi elastis. Tegangan minimal paling baik untuk rangka atap adalah 550 Mpa atau G550.

3. Mempunyai Garansi

Saat memilih ciri ciri baja ringan kualitas bagus, pastikan kualitasnya terlebih dahulu. Kualitas akan berpengaruh terhadap kekuatan produk, selain bersinggungan langsung dengan harganya, sehingga Anda tidak merasa rugi.

Pilih material bergaransi resmi di beberapa penyedia terbaik yang dibuat dengan standar, presisi, serta kualitas yang baik. Misalnya disertai lapisan pelindung dari karat, aman, kuat, dan tahan lama.

Adanya garansi produk melindungi pelanggan dari berbagai kemungkinan kerugian di masa depan. Mungkin saja terdapat ciri ciri baja ringan kualitas bagus tidak sesuai, maka garansi akan membantu mendapatkan barang lebih baik.

4. Bersertifikat SNI

Ternyata material bangunan juga memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) tersendiri. Tidak sedikit masyarakat masih belum mengetahui tentang hal ini.

Ribuan produk mungkin sudah punya SNI untuk bahan baku, namun belum tentu profil dan coatingnya memenuhi SNI. Setidaknya mempunyai coating minimal AZ 100 dengan tebal 0,65mm.

SNI profil juga berperan besar terutama untuk pemasangan rangka atap karena bersinggungan langsung dengan keselamatan penghuni rumah. Jika coatingnya tipis, maka akan cepat berkarat dan mengalami kerusakan.

Baca Juga: Keuntungan Konstruksi Baja Ringan Untuk Rumah

Cara Uji Manual Baja Ringan

Pada umumnya ciri ciri baja ringan kualitas bagus mempunyai printing text sebagai informasi bagi konsumen terlebih tentang informasi ketebalan dasar (BMT). Jika tidak terdapat printing text, maka lakukan cara-cara manual.

Anda bisa melakukan uji berat, ambil secara acak beberapa contoh produk, akan lebih baik jika berbeda merk. Pastikan ukuran panjangnyaa sama, kemudian lakukan penimbangan satu per satu.

Ciri ciri baja ringan kualitas bagus sesuai standar SNI dan tabel berat internasional yaitu BMT kanal C 0,7mm, Reng 0,4mm, atap longspan 0,25, atap metal tile 0,25, ini merupakan standar internasional.

Kemudian lakukan uji lendut dengan cara mengambil sampel beda merk, masih dengan panjang dan profil sama. Uji produk satu per satu, gunakan metode yang sederhana saja misalnya meletakkan peraga.

Tempatkan profil di atas alat peraga dengan jarak tertentu, anggaplah seperti memasang profil sesuai keadaan asli di lapangan. Kemudian pasang strapping pada kedua ujung profil agar tidak bergeser kemana-mana.

Hitung jarak profil dari lantai menggunakan meteran atau penggaris, letakkan beban di atas dan bagian tengah profil. Setelah itu akan muncul lendutan karena tertimpa beban, besarannya akan berbeda-beda tergantung nilai.

Jika sudah muncul lendutan, maka hitung jarak profil dari lantai menggunakan penggaris, kurangi hasilnya setelah dan sebelum diberi beban. Kualitas baja ringan yang baik apabila atap bisa kembali ke bentuk semula.

Terakhir adalah uji tekuk, masih dengan mengambil beberapa sampel produk berukuran panjang dan profil sama. Lakukan penekukan satu per satu menggunakan kedua tangan Anda untuk dibandingkan.

Setelah itu diketahui mana yang mudah atau sulit ditekuk serta kekuatan elastisitas masing-masing bahan.

Baca Juga: Jenis Baja Ringan Untuk Rumah Tahan Gempa

Jika Anda tertarik untuk mempelajari informasi yang lebih lengkap mengenai beragam jenis besi, kunjungi blog kami untuk info terbaru. Kunjungi juga laman produk kami untuk informasi mengenai baja ringan.

Anda juga dapat melakukan pemesanan secara online, klik link ini untuk pemesanaan.

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait

Menu