Metode Kerja Pembesian Plat Lantai Pada Konstruksi Bangunan

metode-kerja-pembesian-plat-lantai-pada-konstruksi-bangunan-kps-steel-jakarta-indonesia

Metode kerja pembesian plat lantai yang wajib untuk diketahui. Metode kerja pembesian plat lantai sangat erat hubungannya dengan pengecoran beton dan pembuatan elemen struktur.

Sebelum melakukan pembesian biasanya akan dilakukan suatu proses yang dinamakan marking yaitu pengukuran dimana pembesian tidak boleh melenceng ukurannya dari gambar yang telah direncanakan.

Pembesian yang dilakukan dengan benar akan berpengaruh pada kualitas daya dan kekuatan bangunan. Berikut ini adalah beberapa tahapan pembesian yang biasanya dilakukan antara lain:

1. Pengadaan Material Baja Tulangan

Dalam proses pembuatan konstruksi bangunan, material bangunan yang digunakan untuk pembesian gedung adalah baja tulangan ulir. Sebelum digunakan untuk konstruksi, material tersebut akan menerima pengecekan yang berupa tes tarik, tes tekan dan tes tekuk.

Material yang lolos uji akan digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan.

2. Penyimpanan Material Baja Tulangan

Seusai menerima pengecekan dan dinyatakan lolos maka materi besi tulangan tersebut akan disimpan sesuai dengan diameter masing-masing. Dalam penyimpanannya, harus diperhatikan bahwa besi konstruksi ini tidak boleh bersentuhan dengan tanah.

3. Pemotongan dan Pembengkokan Baja Tulangan

Anda pasti sering melihat dalam sebuah konstruksi, besi yang dibengkokkan kemudian dirakit sedemikian rupa. Proses ini dinamakan fabrikasi yaitu proses pemotongan dan pembengkokan besi untuk keperluan konstruksi.

Untuk memotongnya memang dibutuhkan keahlian yang mendukung. Seperti memotong besi ini dengan Bar Bender agar lebih mengetahui cara kerja dan kegunaanya.

4. Pemasangan Baja Tulangan

Setelah material pembesian baja telah selesai dirakit dengan bentuk komponen struktur seperti balok, pelat dan juga kolom. Material yang telah dirakit dengan benar dan kuat selanjutnya akan dipindahkan ke lokasi pemasangan.

Pemasangan ini hanya boleh dilakukan oleh orang yang profesional. Kehati-hatian dalam memasang rangka besi maka rumah akan lebih awet dan bertahan lama. Untuk menghindari dislokasi, maka usaha seperti ini tidak boleh mati.

Baca juga: Contoh Pagar Besi Minimalis Untuk Rumah Anda

5. Pengecetan Tulangan

Pengecetan perlu dilakukan oleh petugas pada tulangan yang sudah terpasang. Hal ini sangat bermanfaat ke depannya nanti apabila mempunyai rumah dengan atap tulangan yang mempesona.

6. Mengecek Kualitas Tulangan Besi yang digunakan

Jika menginginkan besi tulangan yang kuat pada proses pembuatan rumah, yang harus dilakukan adalah mengecek kualitas besi apakah benar-benar berkualitas atau tidak. Jika berkualitas, maka kekuatan rumah akan selalu kokoh dan bertahan lama.

7. Proses Pengecoran

Jika proses pembesian telah dilakukan dengan baik, langkah selanjutnya adalah melakukan pengecoran pada plat besi yang telah dikerjakan. Pengecoran pun harus menggunakan bahan yang berkualitas agar dapat mendukung kekuatan besi yang telah dirakit sebelumnya.

Penggunaan pasir dan besi berkualitas disertai pembesian yang kuat akan membantu menambah daya tahan rumah dan mengurangi biaya berlebih untuk perbaikan di masa depan.

Metode kerja pembesian plat lantai ini merupakan salah satu langkah dalam proses pembuatan rumah yang harus dipersiapkan dengan matang. Pembesian yang benar dan sesuai dengan standar akan menghasilkan rumah yang kokoh. 

Baca juga: Jenis-Jenis Besi Konstruksi Untuk Renovasi Rumah

Berencana membuat rumah? KPS Steel menyediakan berbagai peralatan konstruksi terbaik untuk rumah Anda. Jika Anda tertarik untuk mempelajari informasi yang lebih lengkap mengenai beragam jenis besi, kunjungi blog kami untuk info terbaru.

Kunjungi juga laman produk kami yang menyediakan beragam jenis besi plat.

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait

Menu