Jenis-Jenis Baja dan Kegunaannya – Bagian 2

Ada begitu banyak jenis besi di pasaran dengan fungsi yang masing-masing berbeda. Untuk mendapatkan hasil konstruksi yang terbaik, mari pelajari jenis-jenis baja dan fungsinya!

Di artikel sebelumnya, kita telah membahas tiga jenis baja dan masing-masing fungsinya. Besi tersebut adalah besi beton, besi siku dan besi hollow. Ketiga besi tersebut memiliki karakteristik dan bentuk yang berbeda-beda, dimana mereka dirancang sesuai dengan kegunaannya yang khusus. Meski begitu, bukan berarti salah satu jenis besi lebih baik dibanding jenis besi lainnya.

Yang menentukan kualitas besi konstruksi bukanlah jenis dari besi tersebut, namun material dasar dan proses produksi dari produsen. Sehingga, bukanlah hal yang tepat jika Anda memilih satu jenis besi dibanding jenis lainnya karena merasa jenis besi A lebih baik dibanding jenis besi B. Justru, Anda perlu bijak dan memastikan bahwa Anda mendapatkan besi dari produsen dan distributor besi yang terpercaya, seperti KPS Steel.

Baca Juga: Mari Cari Tahu Jenis-Jenis Besi Baja dan Kegunaannya!

Tanpa berlama-lama lagi, berikut ini telah kami kumpulkan beberapa jenis besi beserta fungsinya yang perlu Anda perhatikan untuk kebutuhan konstruksi Anda:

Besi Profil

Besi profil banyak digunakan untuk kebutuhan konstruksi baja dengan beban bangunan yang cukup berat, seperti konstruksi gedung bertingkat, gedung pencakar langit, jembatan, menara, dan lainnya. Ada beberapa jenis besi profil, seperti besi INP yang menyerupai bentuk huruf I, besi WF/Wide Flange, H-Beam yang menyerupai huruf H, dan besi siku.

Besi profil memiliki tingkat kepadatan molekul yang diatas jenis besi lainnya, memberikan jenis besi ini mampu menahan begitu banyak beban berat. Pembuatan dan produksinya pun bervariasi, dengan cara produksi yang disebut dengan istilah hot roll dalam bahasa Inggris. Untuk mencari tahu harga besi profil yang lengkap, Anda bisa menghubungi kami disini.

 Wire Mesh

Steel wire mesh adalah jenis besi yang memiliki bentuk menyerupai kawat yang kemudian dianyam menjadi lembaran. Istilah bahasa Indonesia dari besi ini adalah besi anyam, karena bentuknya yang seperti anyaman. Besi wire mesh atau besi anyam hadir dengan ukuran standar 2,1 meter x 5,4 meter berupa gulungan. Jenis besi yang satu ini banyak digunakan untuk kebutuhan penulangan atau sebagai penguat dalam pekerjaan cor seperti untuk pengecoran jalan dan lantai.

Faktor yang menentukan kualitas dari besi wiremesh adalah sistem pengelasannya, dimana wire mesh berkualitas pada umumnya dibuat dengan menggunakan sistem las otomatis yang menghasilkan jarak antar kawat selalu sama dan seragam. Untuk mendapatkan harga wire mesh terbaru di tahun 2019, Anda bisa menghubungi kami disini.

Besi Pipa Hitam

Warna hitam dari besi pipa hitam berasal dari senyawa kimia bernama iron-oxide yang muncul disaat proses pembuatan besi. Besi pipa hitam ini tidak dilapisi oleh senyawa seng yang berfungsi untuk mencegah karat, lain halnya dengan besi galvanis yang dibuat dengan proses galvanisasi dimana seluruh permukaan besi dilapisi oleh senyawa seng yang dapat mencegah karatan.

Besi pipa hitam sangat cocok untuk kebutuhan penyaluran gas, air dan listrik, dimana besi ini dapat menahan tekanan yang cukup tinggi. Besi jenis ini memiliki tingkat ketahanan yang cukup tinggi, sehingga bisa digunakan sebagai tiang listrik, saluran gas dan air. Cari tahu harga besi pipa hitam disini.

Baca Juga: Update Harga Besi Hollow di Tahun 2019

Ada begitu banyak distributor besi yang menawarkan besi dengan harga yang bervarian pula. Namun, Anda wajib untuk tetap cermat dalam memilih, dimana tidak semua besi yang ditawrkan oleh distributor besi memiliki kualitas yang sesuai. KPS Steel dapat menjadi solusi bagi Anda dalam memilih besi konstruksi yang tepat. 

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait

Menu