Ukuran Rangka Plafon Hollow dan Jumlah Batang yang Dibutuhkan

Rangka Plafon Hollow KPS Steel distributor besi jakarta

Sebelum mulai membuat plafon dengan material besi hollow, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menghitung ukuran rangka plafon hollow terlebih dahulu. Perhitungan dilakukan untuk menentukan berapa hollow yang dibutuhkan dan berapa ukuran pada setiap sisi-sisi rangka plafonnya.

Tentu saja semua itu disesuaikan dengan luas bangunan yang akan dipasangkan plafon. Baik itu rumah, bangunan gedung atau gudang, semua memiliki ukurannya masing-masing. Plafon sendiri digunakan untuk menutup bagian atas agar dapat memisah ruang dalam dan atap rumah.

Untuk menghitung total kerangka plafon, luas ruangan dibagi ke dalam beberapa bagian. Rangka plafon hollow dibuat menyambung menutupi bagian atas rumah atau daerah plafon. Besi hollow digunakan sebagai pengganti kayu karena harganya lebih murah, awet dan anti karat.

Material yang dibutuhkan untuk membuat rangka plafon dari besi hollow juga lebih simpel. Anda hanya butuh sekrup untuk menyambungkan satu batang hollow ke batang lainnya. Untuk tempat pemasangannya, besi hollow dapat dipasang langsung ke bagian dinding sebagai wall angle.

Cara Menghitung Kebutuhan Hollow Baja Ringan untuk Plafon

Untuk menghitung kebutuhan besi hollow, pertama Anda harus ketahui dulu luas bangunan atau ruangannya. Jika diambil contoh ruangan berukuran 6×6, maka Anda butuh banyak batang besi hollow untuk menutupi semua bagian rangka plafon ruangan tersebut.

Batang besi hollow yang digunakan di sini berukuran 4×4 dengan panjang 4 meter. Rangka plafon hollow dapat dihitung berdasarkan jarak antara satu besi ke besi lainnya. Skema perhitungannya adalah 6+6+6+6 untuk wall angle sehingga total panjangnya 24 meter.

Karena panjang setiap batang wall angle 3 meter, maka Anda butuh 8 batang besi hollow untuk mencakup setiap sisinya. Standar panjang besi hollow adalah 4 meter sehingga membutuhkan proses penyambungan. Cara penyambungannya, Anda masukkan batang ke rongga hollow.

Setelah itu sesuaikan bentuk 90⁰, rekatkan dengan sekrup dan rangka plafon hollow sudah selesai disambungkan. Untuk keseluruhan rangka plafon, perhitungan jaraknya dimulai dari jarak 120cm. Jika dihitung, ada 4 lonjoran yang bisa dipasang dengan jarak 120 cm per bagian besinya.

Di sisi lain, ada 9 lonjoran dengan jarak 60cm yang bisa dipasang di ruangan 6×6. Perbedaan jarak ini berfungsi sebagai penguat yang menjadi daya tahan plafon. Nantinya Anda membutuhkan besi dengan ukuran 4×4 dan 2×4 untuk membuat rangka plafon secara keseluruhan.

Baca Juga: Inspirasi Partisi Ruangan dari Besi Hollow, Cara Pasang, dan Harganya

Tips Memilih Hollow untuk Rangka Plafon

Selain ukuran, Anda juga harus tahu besi hollow yang sesuai dengan kondisi ruangan Anda. Baik itu dari segi ketebalan, standar ukuran rangka hingga daya tahannya. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk memilih besi berdasarkan rangka plafon hollow ideal.

1. Perhatikan Ketebalan Hollow

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah ketebalan besi hollow plafon. Setiap besi hollow memiliki ukuran yang berbeda-beda tergantung dimensinya. Semakin tebal besi biasanya bisa menahan jarak antar rangka yang semakin jauh karena daya tahannya tinggi.

Ketebalan besi hollow untuk rangka ini di antara 0,25mm hingga 0,40mm. Setiap ukuran besi memiliki fungsi dan perannya masing-masing dalam pembuatan plafon. Namun untuk lebih amannya, Anda bisa gunakan plafon tebal agar daya tahan dan kualitasnya semakin tinggi.

2. Memahami Standar Ukuran Rangka Plafon Hollow

Untuk ukurannya, Anda harus menyesuaikan jarak antar rangkanya. Berdasarkan luas ruang yang dihitung, ukuran rangka plafon sangat berpengaruh. Perlu diperhatikan bahwa ukuran besi hollow juga mempengaruhi seberapa besar ketebalan rangkanya.

Tentukan ukuran ruang, pilih ukuran besi dan sesuaikan ketebalannya untuk membuat rangka plafon berkualitas. Menghitung tongkat penyangga sebagai penopang kerangka langit rumah juga bisa dilakukan. Semakin detail perhitungan, pemilihannya juga semakin mudah.

3. Ukuran Rangka Plafon Ruangan 6 x 6

Agar kerangka plafon kuat di atas standar idealnya, Anda harus menyesuaikan ukuran ruang dan besi hollow. Untuk ukuran, ada beberapa opsi yang bisa digunakan sebagai rangka plafon hollow. Mulai dari 30 cm x 30 cm, 30 cm x 40 cm, 40 cm x 40 cm hingga 40 cm x 60 cm.

Untuk mendapatkan daya tahan yang tinggi di ruang berukuran 6 x 6, Anda butuh besi ukuran 40 cm x 40 cm. Ukuran besi tentunya mempengaruhi jumlah yang harus dipasangkan. Dalam perhitungannya, ada total 13 lonjoran dan 4 sisi wall angle yang butuh besi hollow.

Jumlah Rangka Plafon Hollow yang Dibutuhkan

Jika dilihat dari perhitungannya, ruangan 6 x 6 membutuhkan besi hollow berukuran 40 x 40 cm. 20 batang hollow 40 x 40 cm dan 5 batang hollow 20 x 40 cm dipakai sebagai rangka plafon rumah Anda.

Dari total tersebut, bisa disimpulkan bahwa ada 8 batang untuk bagian wall angle. Sisanya ada 12 batang yang digunakan sebagai lonjoran atap plafon rumah Anda.

Besi berukuran 20 x 40 cm digunakan untuk suspension rod atau gantungan plafon. Rangka plafon Anda bisa berdiri kokoh dengan menggunakan perhitungan yang sama seperti contoh di atas.

Itu dia beberapa penjelasan tentang ukuran plafon hollow yang diperlukan. Jika Anda membutuhkan besi hollow untuk rangka plafon, KPS Steel menyediakannya.

Jika Anda tertarik untuk membeli besi hollow, KPS Steel sebagai distributor besi Jakarta menyediakan beragam jenis besi, termasuk besi hollow yang dapat melengkapi kebutuhan rangka plafon Anda.

Baca Juga: Ukuran Besi Hollow Galvanis, Harga, Jenis dan Fungsinya

Kunjungi laman produk kami untuk informasi selengkapnya. Bila Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut mengenai dunia perbesian, konstruksi, dan inspirasi hunian, kunjungi blog KPS Steel.

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait

Menu