Perbedaan Kanal C dan Hollow, Serta Reng Baja Ringan

Perbedaan Kanal C dan Hollow, Serta Reng Baja Ringan KPS Steel Distributor Besi Jakarta

Tahukah Anda perbedaan kanal C dan Hollow yang digunakan sebagai material suatu bangunan? Pada dasarnya kedua material memiliki kegunaannya masing-masing, baik itu untuk kuda-kuda atap, konstruksi plafon, hingga pembuatan interior dalam bangunan.

Kanal C dan Hollow bukan satu-satunya material yang digunakan sebagai bahan bangunan. Masih ada reng baja ringan yang bisa digunakan untuk menggantikan keduanya. Namun tetap saja pihak kontraktor juga perlu memikirkan kecocokan material dengan kondisi proyek bangunannya.

Jika tidak dipikirkan dengan baik, bangunan tersebut tidak akan kokoh. Anda harus tahu apa saja perbedaan kanal C dan Hollow agar pemilihan materialnya tepat. Dengan memilih material yang tepat, proyek pembangunan bisa dikerjakan secara optimal dan hasilnya tentu saja memuaskan.

Untuk mengetahui perbedaannya, Anda perlu melihat karakteristik Kanal C, Hollow dan reng baja ringan. Perbedaannya dapat dilihat dari bentuk, ukuran dan kegunaan. Pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan perbedaan kanal c dan hollow, serta reng baja ringan yang perlu Anda ketahui.

Perbedaan Kanal C dan Hollow, Reng Baja dari Bentuknya

Mengenali material bangunan akan sangat membantu Anda dalam memilih bahan yang akan digunakan nantinya. Berdasarkan jenis-jenis material rangka bangunan, Kanal C, Hollow serta Reng Baja Ringan memang memiliki tampilan atau bentuk yang sekilas mirip, padahal ketiganya jelas berbeda.

1. Kanal C

Seperti namanya, material bangunan ini memiliki bentuk dan tampilan menyerupai huruf C. Dari tampilannya tersebut, Kanal C sangat cocok digunakan untuk pondasi atap ringan.

Bentuknya persegi namun salah satu bagian sisinya dihilangkan sehingga berbentuk huruf C. Tidak adanya sisi tersebut menjadi perbedaan kanal C dan Hollow yang paling mencolok.

2. Besi Hollow

Rangka Hollow memiliki rongga dan berbentuk persegi, sedangkan Kanal C tidak berbentuk persegi utuh. Bentuknya utuh persegi dengan 4 sisi dan memiliki rongga di dalamnya.

Biasanya beberapa perabotan interior menggunakan besi Hollow sebagai kerangkanya. Tapi ada juga konstruksi bangunan lain yang bisa menggunakan material ini.

3. Reng Baja Ringan

Selain perbedaan kanal C dan Hollow dari bentuknya, ada juga Reng Baja yang tampilannya unik. Bentuk rangka reng baja ringan ada 2 jenisnya yaitu berbentuk simetris dan asimetris.

Untuk simetris memiliki 2 sisi miring dan bentuknya menyerupai Kanal C. Sedangkan asimetris menggunakan 1 sisi miring dan 1 sisi dengan sudut 90⁰ yang membuatnya terlihat unik.

Reng baja digunakan untuk dudukan asbes atau atap ringan karena memiliki sisi datar di atas. Bentuknya menyerupai Kanal C namun memiliki bidang miring dan kaki di bagian bawahnya.

Perbedaan Kanal C dan Hollow, Reng Baja Berdasarkan Ukurannya

Karena struktur bentuknya berbeda, ketiga material itu juga memiliki ukurannya masing-masing. Anda harus mengetahui ukuran material agar perhitungan desain dan arsiteknya tepat.

Dalam 1 bagian, ukuran material bisa dibedakan dari lebar kaki, tinggi dan ketebalannya. Berikut ini beberapa perbedaan antara kanal C dan Hollow serta Reng Baja dari ukurannya :

1. Ukuran Kanal C dengan panjang 6 meter

  • 75 x 35 x 0.60 mm
  • 75 x 35 x 0.65 mm
  • 75 x 35 x 0.70 mm
  • 75 x 35 x 0.75 mm
  • 75 x 35 x 1.00 mm

2. Ukuran Hollow Galvalum dengan panjang 4 meter

  • Hollow 4 x 4 = 30 x 30 x 0.3 mm
  • Hollow 2 x 4 = 15 x 30 x 0.3 mm

3. Ukuran Reng Baja Ringan dengan panjang 6 meter

  • Ukuran Besar 58 x 30 x 0.6 mm
  • Ukuran Kecil 48 x 30 x 0.6 mm

Anda bisa menyesuaikan sendiri ingin menggunakan material yang mana. Berdasarkan adanya perbedaan kanal C dan Hollow serta reng Baja, ada beberapa kegunaan yang perlu diketahui. Di dalam konstruksi, ketiga material tersebut bisa digunakan untuk beberapa hal.

Baca Juga: Ukuran Besi Hollow untuk Tangga Rumah

Kegunaan Kanal C, Hollow dan Reng Baja Ringan

Setelah mengetahui bentuk dan ukurannya, Anda bisa menggunakan ketiga material itu untuk bahan konstruksi. Berikut ada beberapa proyek konstruksi ringan yang bisa menggunakan ketiga material tersebut.

1. Kanal Besi C

Material ini banyak digunakan untuk membuat rangka atap bangunan baik itu rumah, gudang hingga kanopi. Selain sebagai rangka atap, Kanal C juga bisa digunakan untuk bahan pagar.

Perbedaan kanal C dan Hollow terlihat dari bentuk hingga cara menggunakannya. Anda bisa memaksimalkan bentuknya untuk membuat interior atau elemen arsitektural lainnya.

2. Besi Hollow

Material kedua yaitu Hollow bisa digunakan sebagai pengganti kayu. Karena kokoh, material ini bisa dijadikan sebagai fondasi atap bangunan, plafon, kanopi, pagar hingga garasi.

Karena berbentuk persegi berongga, besi Hollow sangat kuat, tahan korosi, tidak merambat api dan sangat ringan. Dengan karakteristiknya itu, Hollow dinilai lebih baik dari kanal C.

3. Reng Baja Ringan

Pada umumnya reng baja ringan digunakan untuk pengikat kuda-kuda dan gording yang posisinya melintang di atas kuda-kuda dan gording, serta mengikat kuda-kuda dan gording tersebut hingga membentuk suatu kerangka yang kokoh

Dengan kaki dan sudut miring, material ini kuat dalam menahan beban berat. Namun meskipun ada perbedaan kanal C dan Hollow serta reng baja ringan, Anda tetap harus menentukan jenis material terbaik sesuai dengan kebutuhan proyek konstruksi.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Terbaru Besi Kanal C

Kunjungi laman produk kami untuk informasi besi hollow, baja ringan, dan kanal C. Bila Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut mengenai dunia perbesian, konstruksi, dan inspirasi hunian, kunjungi blog KPS Steel

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait

Menu