Mengenal Jenis dan Tipe Pipa Galvanis

Agar terhindar dari ketidakcocokan, jenis pipa galvanis harus disesuaikan dengan kebutuhan bangunan.

Pernah mendengar tentang jenis pipa galvanis? Iya, pipa galvanis ini merupakan salah satu jenis yang paling multifungsi, sehingga masih sangat laris di pasaran. Pipa galvanis terkenal dengan strukturnya yang kokoh dan cocok digunakan sebagai penyangga bangunan berkonstruksi besar.

Baca juga: Begini Cara Menghitung Berat Besi Untuk Kebutuhan Anda.

Selain itu, galvanis juga diketahui sebagai jenis pipa dengan katahanan bahan yang baik, sebab tak mudah berkarat ataupun keropos, sehingga cocok digunakan dalam pemakaian jangka panjang.

Jenis Pipa Galvanis Beserta Fungsinya

Pipa galvanis tersusun dari bahan baku baja yang memiliki lapisan luar anti karat. Karena itulah pipa ini disebut dengan galvanis atau galvanized steel, yang berarti besi dengan lapisan pelindung. Galavnis memiliki beberapa jenis dengan fungsinya masing-masing. Apa saja jenis pipa galvanis dan fungsinya? Berikut uraiannya untuk Anda

  1. Pipa galvanis standar

Sesuai dengan namanya, jenis galvanis ini berbentuk bulat, layaknya pipa pada umumnya. Dengan lapisan seng dan aluminium di bagian luarnya, pipa galvanis berjenis standar kerap diaplikasikan sebagai material untuk penyuplai air, baik untuk kebutuhan air bersih maupun pengalihan arus air. 

Penggunaannya dalam suplai air erat kaitannya dengan ketahanan pipa galvanis dari serangan karat dan keropos, sehingga tak perlu khawatir dengan kualitas air dalam jangka waktu lama sekalipun.

  1. Pipa galvanis hollow

Pipa galvanis hollow ini terkenal juga dengan pipa galvanis kotak. Jenis ini paling baik ditempatkan untuk keperluan pembuatan pagar rumah, railing jendela, penopang untuk bagian kanopi, hingga sebagai dasar pembuatan plafon. Pipa galvanis berbentuk kotak juga banyak dimanfaatkan sebagai pelengkap dekorasi rumah, dan sebagai material penyekat antar ruangan.

Terang saja, walaupun besi galvanis terkenal kokoh, namun ia juga diketahui memiliki rangka yang ringan. Sehingga tak masalah walaupun diletakkan sebagai material konstruksi di bagian dalam rumah.

  1. Pipa galvanis berbentuk H

Jenis pipa galvanis selanjutnya adalah yang berbentuk H. Tak seperti dua jenis sebelumnya, pipa galvanis H lebih terkenal sebagai material untuk proyek bangunan besar dan pembuatan jembatan.

Penggunaannya sampai saat ini masih dinilai efektif, sebab dengan harga terjangkau, mudah ditemukan, banyak pilihan ukuran, dan kekuatannya yang tahan lama, pipa galvanis berbentuk H sangat cocok dijadikan sebagai material utama dalam pembangunan berskala besar.

  1. Pipa galvanis berbentuk siku

Seperti sebutannya, pipa galvanis jenis ini memang sengaja dibentuk dengan sudut 90 derajat. Pembentukan ini memang disesuaikan dengan fungsinya untuk pembuatan rak besi, material tangga bangunan, hingga pelengkap bagian sudut-sudut di tiap ruangan. Dengan diameter yang beragam, penggunaan besi galvanis berbentuk siku dianggap memudahkan keperluan konstruksi, agar tak repot lagi dalam membentuk besi bersudut.

  1. Pipa galvanis berbentuk plat lembaran

Besi galvanis plat berbentuk seperti lembaran, dengan ketebalan tertentu. Biasanya difungsikan sebagai bahan baku dalam rangka lantai bangunan, pijakan di mesin-mesin kendaraan, hingga sebagai bagian dari pelengkap konstruksi bangunan.

Sama seperti jenis galvanis lainnya, penggunaan plat lembaran ini juga dilatarbelakangi oleh ketahanannya terhadap karat dan korosi, hingga peletakannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan.

Tipe pipa galvanis

Pipa galvanis terbagi menjadi 3 tipe, yaitu medium A, medium B dan yang terakhir adalah non medium. Yang membedakan ketiganya adalah kualitas pipanya, dengan spesifikasi terbaik ada di tipe A, dilanjutkan dengan B dan yang terakhir adalah non medium.

Untuk ketiga tipe ini, masing-masing dilengkapi dengan berbagai ukuran. Yang pertama, ukuran diameter pipa galvanis berada dalam rentang 1,5 inci hingga 4 inci. Yang kedua, jumlah ulir yang dimiliki oleh pipa galvanis dimulai dari 8, 11,5 hingga 14 ulir di tiap incinya. Dan yang ketiga, panjang ulir untuk tiap incinya berada di angka 19 mm, 22 mm, 25 mm, 38 mm, dan 41 mm.

Memilih jenis pipa galvanis harus disesuaikan dengan kebutuhan bangunan, alokais anggaran, dan ketersediaan jenis pipa di pasaran. Hal ini mencegah terjadinya mandek dalam proses pembangunan karena kehabisan stok besi ataupun ketidakcocokan pemilihan material. Semoga bermanfaat!

Baca juga: Mengenal Kegunaan Besi Hollow Galvanis Anti Karat.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih banyak mengenai material Besi Konstruksi, kunjungi website KPS Steel di sini, atau hubungi kami melalui Whatsapp di sini.

Bagikan Artikel :
Menu