Apa Bedanya Besi Beton Polos Dengan Besi Beton Ulir?

Berbicara mengenai pembangunan gedung, pasti tidak akan asing dengan yang namanya besi beton. Besi bangunan ini sangat penting dalam struktur bangunan karena bila tidak ada besi ini, sebuah beton dapat dengan mudah retak dan hancur. Bahkan goncangan yang terjadi sehari-hari sangat mempengaruhi ketahanan beton bila tidak disokong dengan besi beton.

Baca Juga: Pemanfaatan Limbah Padat Industri Besi Dan Baja

Macam-Macam Besi Beton

Pada dasarnya terdapat 2 jenis besi beton. Yang pertama adalah deformed bar atau dalam bahasa Indonesia kita kenal dengan besi ulir. Yang kedua adalah plain bar atau kita kenal dengan istilah besi polos. Besi ulir memiliki permukaan ulir yaitu menyerupai sirip ikan namun tersusun dari atas ke bawah. Penampang dasarnya sebenarnya bundar namun karena tambahan ulir yang ada pada permukaan tersebut membuat penampang dasarnya berbentuk bundar ditambah dengan sirip ikan. Bentuknya sedikit bervariasi tergantung dari pabrik yang memproduksinya. Sedangkan besi polos seperti namanya yaitu polos. Bentuknya bundar memanjang tanpa tambahan variasi apa-apa.

Kegunaan Besi Beton

Untuk menyokong tulangan beton, kedua macam besi ini dapat digunakan bersamaan. Ulir mengait dengan baik. Sedangkan jenis polos berfungsi membungkus besi ulir dengan posisi memanjang. Ketahan besi ulir terhadap tekanan adalah 400 Mpa, dan ketahanan besi polos 240 Mpa. Dalam penjualan, besi polos paling diminati oleh pembeli umum. Sedangkan besi ulir kebanyakan diminati oleh kontraktor. Besi polos lebih mudah dibengkokkan dan mudah untuk dipasang dan digunakan. Sedangkan besi ulir lebih kuat namun pemasangannya membutuhkan tenaga yang lebih karena lebih susah dibengkokkan. 

Dengan begitu, bila dijumlahkan keseluruhan penjualan besi beton dan besi ulir seimbang. Untuk bangunan tinggi bertingkat, besi bangunan yang lebih sering digunakan adalah besi ulir, Karena untuk bangunan bertingkat lebih membutuhkan daya kait yang lebih kuat.

Harga Besi Beton Ulir Dan Besi Beton Polos

Dari segi harganya, kedua besi ini berbeda. Besi beton ulir memiliki harga yang lebih tinggi daripada besi polos. Oleh karenanya, besi beton ulir lebih cocok digunakan untuk bangunan tinggi yang komersial seperti mall. Sedangkan besi beton polos lebih cocok dan efisien dari segi harga untuk bangunan pribadi seperti rumah.

Besi Beton Dengan Standar SNI

Takaran besi beton yang dipakai untuk menyokong beton sebanding dengan ukuran beton itu sendiri. Jika ukuran beton semakin besar, besi beton yang dipakai juga seharusnya semakin banyak. Namun, ternyata pada kenyataan di lapangan banyak kita jumpai ketidaksesuaian diameter besi beton dengan yang seharusnya. Biasanya ini dilakukan untuk menekan biaya produksi. 

Baca Juga: Mengenal Produk Baja Standar ‘SS 400’ 

Nah, untuk menghindari hal itu, kita dapat melihat produk besi bangunan yang dikeluarkan oleh KPS sebagai distributor besi Jakarta. Harga yang diberikan kompetitif sehingga tidak perlu kita menurunkan grade untuk menghemat biaya. Ayo perkuat bangunan Anda dengan besi beton dari KPS.

Bagikan Artikel :
Menu