Ragam Sifat Fisik Baja Sebagai Material Konstruksi

Ragam Sifat Fisik Baja Sebagai Material Konstruksi KPS Steel distributor besi jakarta

Banyak hal yang bisa Anda ketahui dari sifat fisik baja, salah satu sifat yang sudah banyak orang ketahui adalah kekuatannya dalam menahan beban. Sehingga tidak salah jika banyak orang lebih memilih menggunakan material tersebut, dalam membangun hunian atau gedung bertingkat.

Sebagai material konstruksi yang cukup kuat, banyak kelebihan bisa Anda dapatkan apabila memilih material ini dalam proses pembangunan. Sifat elastis dan daya tahan tinggi terhadap berbagai kondisi, membuat jenis logam tersebut lebih banyak digunakan daripada kayu atau besi.

Sifat fisik baja menunjukkan bahwa jenis logam ini memang lebih unggul, namun pasti akan ada kekurangan dimilikinya. Oleh karena itu kami akan menjelaskan sifat fisik dari material ini, bagaimana ketahannya dalam suatu kondisi serta apa yang membuat material bisa rusak.

Menggunakan material baja pada bangunan menjadi pilihan tepat, apalagi jika Anda membangun rumah pada lingkungan yang kurang stabil. Seperti halnya pegunungan atau dataran tinggi, untuk mencegah berbagai kemungkinan hunian terjadi kerusakan, baja bisa menjadi solusi tepat.

Sifat Fisik Baja yang Membuat Material Ini Sebagai Pilihan Utama

Banyak aspek yang membuat jenis logam ini menjadi pilihan bagi banyak orang, jika berbicara soal kekuatan, tentu saja material tersebut memiliki kelasnya tersendiri. Namun penting juga bagi Anda untuk menemukan merek baja yang berkualitas, agar kekuatannya bisa bertahan lama.

1. Berat

Jenis logam ini cukup beragam, membuat sifat fisik baja juga berbeda-beda meskipun akan ada kesamaan diantaranya. Pada umumnya material ini memiliki berat mulai 168 kg/m3, tapi tidak bisa disamakan dengan jenis lainnya, karena tentu terdapat perbedaan di masing-masing jenis.

Semakin berat beban baja yang digunakan, tentu semakin kuat daya yang mampu ditahannya. Pemasangan baja pada konstruksi bangunan juga perlu diperhatikan, dalam memilih berat baja yang sesuai yaitu dengan menyesuaikan pada kebutuhan bangunan itu sendiri.

2. Berat Jenis

Dalam mengetahui berat jenis baja, Anda perlu mengetahui juga diameter dan luas penampang. Seperti pada baja berdiameter 4.5 mm dengan luas penampang 0.159 cm2, memiliki berat sekitar 0.125 kg/m, dan perlu diketahui bahwa banyak sekali jenis baja yang bisa Anda temukan.

Akan lebih banyak juga ukuran jenis logam ini, bahkan baja berdiameter 140 mm dengan luas penampang 153.860 cm2 bisa memiliki bobot seberat 120.780 kg/m. Jika Anda memiliki bangunan yang digunakan untuk menahan beban berat, maka lebih baik gunakan bahan berukuran besar.

3. Daya Hantar Panas

Sifat fisik baja lainnya adalah daya hantar panas, dimana jenis logam ini terbuat dari campuran karbon. Berdasarkan jenis karbon yang digunakan, terdapat 3 jenis yaitu baja karbon rendah (0-0.25%), baja karbon sedang (0.25-0.55%) dan baja kadar dengan karbon tinggi (diatas 0.55%).

Material ini memang dianggap memiliki daya hantar panas yang baik, sehingga banyak digunakan sebagai penghantar transmisi yaitu ACSR. Dimana fungsi bahan ini banyak dimanfaatkan untuk memperkuat konduktor alumunium secara mekanis, dan menghemat penggunakan alumunium.

4. Konduktivitas Listrik

Karena jenis logam ini terbuat dari campuran besi dan krom, tingkat konduktivitas listrik yang dimilikinya cukup baik. Maka dari itu material tersebut juga banyak digunakan sebagai material pengganti, apabila material sebelumnya memiliki daya hantar yang rendah.

Baca Juga: Mengenal Sifat Mekanik Baja Sebagai Material Bangunan

Mengenal Sifat Baja yang Dianggap Sebagai Material Terkuat

Sifat fisik baja memang membuat banyak orang lebih memilih menggunakan material ini, selain karena daya kekuatannya yang cukup tinggi, ada banyak kelebihan dari jenis logam ini yang masih banyak orang tidak mengetahuinya, berikut informasinya kami berikan untuk Anda.

1. Bisa Bertahan Lama

Salah satu keunggulan dari material ini ialah, bisa bertahan dalam waktu lama bahkan hingga puluhan tahun lamanya. Dalam kondisi apapun seperti badai, banjir, gempa atau kebakaran, sifat fisik baja membuat material ini lebih kuat dengan berbagai kondisi dan cuaca.

Selain itu perawatan material ini cukup mudah dan tidak sulit, Anda tidak perlu khawatir dengan rayap atau kebocoran. Sebab material ini terhindar dari kerusakan seperti keropos, hama, atau rayap yang biasanya terjadi pada material kayu atau bambu.

2. Lebih Kuat daripada Kayu

Keunggulan lainnya adalah material ini lebih kuat daripada kayu, karena itulah lebih banyak orang saat ini menggunakan jenis logam tersebut. Untuk pembangunan gedung bertingkat atau kantor, akan lebih mudah diandalkan jika Anda menggunakan jenis logam ini.

Meskipun bebannya lebih ringan daripada kayu, tidak menutup kemungkinan bahwa material ini nyatanya lebih kuat dan fleksibel. Konstruksi bangunan lebih terjaga dalam waktu lama, sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan berbagai risiko bahwa bangunan bisa rusak dalam waktu dekat.

3. Fleksibel dan Serbaguna

Sifat fisik baja lainnya adalah fleksibel sehingga lebih serbaguna, tidak perlu diragukan lagi jika membahas mengenai keamanan dan ketangguhan bangunan yang menggunakan baja. Jika Anda menggunakan bahan ini, desain bangunan juga bisa lebih beragam dan menarik.

Banyak desain yang bisa Anda jadikan sebagai inspirasi, sehingga tidak hanya mengutamakan nilai estetika pada hunian saja, namun juga keamanan pada tempat tinggal bisa terjaga dengan baik.

Jika Anda berencana untuk membangun hunian atau bangunan, pastikan memilih KPS Steel untuk memenuhi segala keperluan terkait dengan besi dan baja yang Anda butuhkan. Kunjungi laman produk KPS Steel untuk informasi selengkapnya mengenai tiap produk yang tersedia.

Baca Juga: 7 Desain Rumah Konstruksi Baja dan Keunggulannya

Kunjungi juga laman blog kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia konstruksi. Anda juga dapat melakukan pemesanan produk secara online melalui link ini.

Bagikan Artikel :
Menu