Permintaan Meningkat Bikin Kenaikan Harga Besi, Cek Faktanya!

Kenaikan Harga Besi KPS Steel distributor besi jakarta

Kenaikan harga besi akhir-akhir ini memang membuat banyak orang terkena dampaknya, salah satunya adalah pemilik toko material yang merasa bahwa kenaikan harga bahan baku membuat banyak konsumen berhenti membeli produk tersebut, dan tentunya tingkat penjualan menurun.

Tidak hanya penjual terkena dampak, sebagai konsumen, tentu saja mereka yang saat ini membutuhkan material tersebut, mau tidak mau harus membelinya dengan biaya lebih tinggi. Melonjaknya harga besi ini disebabkan oleh berbagai faktor, dan akan kami bahas berikut ini.

Kenaikan harga besi ini juga diikuti dengan bahan bangunan lain, seperti semen hingga cat yang membuat banyak pihak merasa kesulitan. Masih banyak faktor penyebab yang menjadi alasan kenaikan harga ini bisa terjadi, dan kami rasa Anda perlu mengetahuinya sebagai perbandingan.

Bagi Anda yang berencana untuk membangun hunian, tentu kebutuhan akan material sangat tinggi. Sebagai pemilik, tentu saja kita ingin material berkualitas untuk diaplikasikan pada bangunan, sehingga bukan hanya nilai estetika saja yang penting tapi juga kekuatan konstruksi.

Inilah Alasan Kenaikan Harga Besi Dapat Terjadi

Jika Anda akan membangun hunian atau jenis bangunan lainnya, kami rasa Anda wajib untuk mengetahui penyebab kenaikan ini bisa terjadi. Melakukan riset harga juga penting, agar biaya pengeluaran tidak membengkak dan Anda bisa membuat kisaran anggaran biaya nantinya.

1.  Global

Salah satu penyebab membuat kenaikan harga ini bisa terjadi, disebabkan oleh pandemi covid-19 yang membuat banyak pihak kesulitan dalam beraktivitas. Selain itu menurut analisa, permintaan masyarakat akan material besi meningkat pada H2 2020.

Sehingga kenaikan harga besi ini sulit dikendalikan, bahkan permintaan pasar akan material tersebut terus berlanjut hingga tahun 2022. Diprediksi oleh World Steel Association, bahwa besi dan material lainnya akan meningkat sebanyak 4.1% disebabkan permintaan secara global.

Jika proses produksi dari perusahaan penghasil besi tidak menunjukkan peningkatan, bisa saja material ini mengalami kelangkaan dan akan mempersulit berbagai pihak dalam pembangunan. Tentu kenaikan harga ini tidak terjadi secara tiba-tiba, ada faktor penyebab dibelakangnya.

Salah satunya adalah dua negara dengan ekonomi terbesar yaitu China dan Amerika Serikat, sama-sama berencana meningkatkan jumlah proyek infrastruktur merekam. Sehingga kebutuhan akan material meningkat tajam, dan menyebabkan kenaikan permintaan di banyak negara.

Kenaikan harga besi tidak bisa diprediksi sampai kapan terjadi, dan tentunya pembangunan pada negara maju tersebut bisa berlangsung cukup panjang. Setiap negara memiliki kepentingannya tersendiri, apalagi setelah pandemi membaik, banyak negara merencanakan pembangunan.

Karena pandemi covid-19 sebelumnya, beberapa negara sempat berhenti dalam merencanakan pembangunan tersebut, terlebih lagi negara China mengalami kondisi cukup parah pada masa pandemi dan berusaha untuk bangkit kembali.

2.  Nasional

Dari skala nasional, kenaikan harga besi juga turut dirasakan oleh masyarakat Indonesia, karena negara juga sedang gencar dalam melakukan pembangunan dengan proyek infrastruktur yang pastinya sudah direncanakan dalam waktu lama.

Belanja infrastruktur pemerintah menjadi salah satu kebijakan diberlakukan, untuk membantu proses pemulihan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu permintaan akan produk material, yang akan digunakan dalam proyek infrastruktur menjadi meningkat.

Diketahui pada tahun 2021, Direktur Operasi III Waskita Karya, Bapak Gunadi menyatakan bahwa kenaikan permintaan besi beton meningkat sebanyak 108%. Jika perusahaan tidak mampu menanganinya dengan baik, maka permintaan pasar tidak akan terpenuhi.

Alhasil terjadilah kenaikan harga yang membuat masyarakat juga merasa kesulitan, oleh karena itu dibutuhkan solusi tepat untuk menangani masalah ini, baik secara nasional maupun global.

Baca Juga: Ketahui Nama Nama Sambungan Pipa Besi Berikut Ini

Bagaimana Menghadapi Kenaikan Harga Besi?

Bagi Anda yang saat ini masih merasa khawatir, bagaimana cara menghadapi kenaikan bahan material yang cukup melonjak tinggi, kami akan memberikan tips agar Anda tetap bisa membeli bahan material sesuai dengan kualitas yang diinginkan.

1.  Study

Langkah pertama dalam menghadapi kenaikan harga besi ialah study, maksudnya adalah Anda perlu mempelajari atau mengenal kebutuhan Anda. Seperti halnya kebutuhan Anda saat ini yaitu besi, maka pelajari dengan seksama produk besi seperti apa yang dibutuhkan.

Mulai dari merek produk, kisaran jumlah hingga budget yang dipersiapkan. Sehingga saat Anda menentukan kebutuhan akan produk tersebut, maka akan lebih mudah menentukan langkah berikutnya.

2.  Market Research

Selanjutnya adalah pembeli juga perlu mengenali kebutuhannya, lakukan penelusuran pasar yang akan membantu konsumen menemukan produk sesuai kebutuhan. Berapa harga dari suatu merek, atau berapa harga pada masing-masing toko yang Anda temukan.

Dengan begitu akan lebih mudah menyiapkan budget, serta menemukan produk dengan kualitas serupa namun dengan harga lebih aman di kantong.

3.  Summarize

Kenaikan harga besi juga bisa Anda hadapi dengan mengetahui kebutuhan, misalnya kondisi pasar saat ini seperti apa, atau produk apa yang cocok dengan kebutuhan Anda dan disesuaikan dengan harga dipasaran.

Hal ini dilakukan agar tidak membuat konsumen merugi. Jika tidak terlalu membutuhkan produk tersebut, akan lebih baik menunggu waktu yang tepat, agar kenaikan harga saat ini bisa diminimalisir.

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Baja Konvensional dan Baja Ringan

4.  Purchase

Jika konsumen sudah menemukan cara terbaik dalam menghadapi kenaikan harga ini, maka pilihan jatuh kepada Anda, untuk membelinya atau tidak.

Kenaikan harga besi ini tidak perlu dikhawatirkan, asalkan Anda bisa menemukan produk yang sesuai dengan kualitas yang baik. Kunjungi laman produk kami untuk info mengenai produk besi yang tersedia di KPS Steel. Untuk pemesanan, silahkan mengunjungi laman hubungi kami dan klik nomer yang tersedia. Anda juga dapat mempelajari info terbaru terkait dunia konstruksi melalui laman blog kami.

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait

Menu