Mengenal Jenis Sambungan Baja Ringan

Ragam Jenis-Jenis Atap Baja Ringan Berdasarkan Materialnya

Pemahaman tentang berbagai jenis sambungan baja ringan adalah pengetahuan dasar yang sangat penting. Baja ringan, dengan kekuatan dan fleksibilitasnya, telah menjadi bahan utama dalam berbagai proyek konstruksi, mulai dari bangunan tinggi hingga struktur rumah sederhana.

Namun, keberhasilan penggunaan baja ringan tidak hanya ditentukan oleh kualitas material itu sendiri, tetapi juga oleh cara bagaimana material tersebut disambungkan. Sambungan yang tahan lama dapat memastikan struktur bangunan tetap stabil dan aman.

3 Jenis Sambungan Baja Ringan

Ada tiga jenis sambungan yang umum digunakan, yaitu dengan teknik las, baut, dan paku keling. Memilih metode yang tepat sangat bergantung pada kebutuhan spesifik proyek Anda.

1. Dengan Teknik Las

Teknik las adalah metode jenis sambungan baja ringan yang kompleks dan memerlukan keahlian khusus. Dalam proses ini, dua bagian baja atau lebih disambung dengan menggunakan panas dan tekanan.

Hasilnya adalah sambungan yang kuat, tahan lama, dan cocok untuk berbagai aplikasi seperti pembangunan infrastruktur dan industri.

Meskipun teknik ini memerlukan lebih banyak waktu dan sumber daya dibandingkan dengan metode lainnya, hasil akhirnya seringkali lebih tahan lama dan lebih kuat.

2. Dengan Baut

Jenis sambungan baja ringan dengan baut adalah alternatif lain yang umum digunakan dalam konstruksi.

Metode ini melibatkan pemasangan baut melalui lubang yang telah dibuat pada kedua komponen baja. Kemudian, disekat dengan kunci baut atau mur. Keuntungan utama dari metode ini adalah fleksibilitasnya.

Baut bisa dengan mudah dilepas dan diganti jika perlu, membuat metode ini ideal untuk sambungan yang mungkin perlu disesuaikan atau diperbaiki di masa depan.

3. Dengan Paku Keling

Menggunakan paku keling merupakan cara yang sangat simpel dan praktis untuk menghubungkan dua atau lebih bagian baja dalam proses penyambungan.

Jenis sambungan baja ringan ini melibatkan penggunaan paku keling yang ditempatkan melalui lubang pada bagian baja yang akan disambung.

Keuntungan utama dari metode ini adalah kemudahannya karena tidak memerlukan peralatan khusus atau mesin. Prosesnya pun bisa dilakukan dengan cepat.

Namun, penting untuk diingat bahwa metode ini cocok untuk sambungan sederhana yang tidak memerlukan kekuatan ekstra.

5 Cara Praktis Menyambung Atap Baja Ringan

Setelah memahami berbagai jenis sambungan baja ringan, langkah selanjutnya adalah memahami bagaimana cara praktis untuk menyambung atap baja ringan. Proses ini melibatkan beberapa tahapan penting, seperti:

1. Mempersiapkan Semua Peralatan dan Bahan

Tahap awal dalam proses penyambungan atap baja ringan adalah mempersiapkan semua peralatan dan bahan yang Anda perlukan.

Ini termasuk sekrup dengan ujung yang tajam seperti mata bor dan balok baja ringan yang sudah dipotong sesuai ukuran. Persiapan ini sangat penting untuk memastikan bahwa proses penyambungan berjalan lancar dan efisien.

Selain itu, Anda bisa memilih bahan besi bangunan berkualitas dari distributor terpercaya, seperti KPS Steel, agar konstruksi Anda berjalan lancar.

2. Memasang Balok Baja Ringan yang Sudah Dipotong

Setelah segala peralatan dan bahan telah disiapkan, langkah berikutnya adalah memasang balok baja ringan sesuai dengan posisinya.

Proses ini melibatkan penempatan balok baja ringan pada lokasi yang tepat dan menyambungkannya ke yang lain memakai sekrup berujung tajam.

Penting untuk memastikan bahwa pemasangan ini dilakukan dengan akurat untuk memastikan kekuatan dan stabilitas struktur.

3. Menyambung Pemasangan Balok Baja Ringan dengan Sekrup (Dynabolt)

Setelah berhasil melakukan penyambungan yang akurat pada balok baja ringan, tahap selanjutnya adalah menghubungkan tumpuan baja ringan dengan menggunakan sekrup.

Sekrup perlu dimasukkan atau ditusukkan ke dalam lubang yang telah dipersiapkan sesuai dengan dimensi sekrup yang Anda gunakan. 

Sekrup ini akan menguatkan sambungan dan memastikan bahwa struktur tetap kuat, stabil, dan terjamin keamanannya.

4. Mengencangkan Sekrup pada Sambungan

Langkah berikutnya adalah mengetatkan atau mengencangkan kembali mur-mur yang sudah terpasang untuk memastikan kekuatan dan kestabilan sambungan.

Pasalnya, hal ini dapat membuat batang sekrup menjadi semakin terjepit dengan kuat di dalam beton melalui bagian sayapnya.

5. Memasang Bracket yang Tersambung ke Kuda-Kuda Baja Ringan

Jika tidak memungkinkan untuk langsung menyambungkan balok baja ringan ke dinding, ada alternatif lain yang bisa Anda lakukan. Salah satunya adalah dengan memasang bracket pada sambungan kuda-kuda terlebih dahulu.

Kemudian, bracket tersebut dapat dipasang ke dinding. Selanjutnya, Anda dapat melakukan pengencangan baut pada balok baja ringan untuk meningkatkan daya tariknya.

Baca Juga: Ragam Jenis-Jenis Atap Baja Ringan Berdasarkan Materialnya

KPS Steel Solusi Baja Ringan Berkualitas

Pemahaman mengenai berbagai jenis sambungan baja ringan dan cara menyambungnya dengan benar bisa membantu Anda dalam memastikan kekuatan dan keberlanjutan konstruksi bangunan.

Selain itu, jika Anda membutuhkan berbagai besi bangunan untuk keperluan konstruksi, Anda bisa mengunjungi KPS Steel. 

Sebagai toko besi paling lengkap di Jakarta, KPS Steel menawarkan berbagai jenis baja ringan berkualitas tinggi. Kunjungi halaman produk kami untuk mengetahui lebih lanjut.

Bagikan Artikel :

Butuh Baja Ringan untuk Keperluan Konstruksi?

Artikel Terkait