Mengenal Apa itu Overstek Atap, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

overstek-atap-kps-steel-distributor-besi-jakarta

Overstek atap merupakan bagian struktur kerangka yang letaknya berada di sisi atap. Meskipun begitu, tidak semua rumah harus menggunakan overstek. Kerangka ini dipasang ketika luas lantai 2 lebih panjang dibanding lantai dasar.

Umumnya, kerangka tersebut memiliki fungsi untuk melindungi dinding dari hujan dan paparan sinaar matahari secaara langsung yang dapat mempengruhi kualitas tembok sertaahun-taahun kemudian.

Perubahan cuaca dari panas ke hujan pada dasarnya mampu mempengaruhi kualitas dinding. Jika ini terjadi dalam waktu lama, maka keretakan bisa saja muncul. Bahkan, kelembaban dinding juga lebih besar.

Struktur ini akan dibangun secara menggantung. Artinya, struktur ini tidak akan ditopang oleh kolom hingga tiang. Namun, dari sisi struktur bangunan tersebut memiliki tingkat kekokohan yang baik.

Fungsi dan Tujuan Overstek Atap

Lalu, seperti apa fungsi serta tujuan dari struktur tersebut? Supaya lebih jelas, perhatikan penjelasan di bawah ini:

1. Fungsi overstek pada atap

Sebenarnya, struktur ini memiliki beragam fungsi penting. Jika dilihat dari bentuk strukturnya, maka akan jelas seperti apa fungsinya. Salah satunya adalah melindungi bagian dinding dari hujan dan panas secara langsung.

Overstek atap memiliki bentuk lebih panjang dari pada luas lantai 1. Bentuk struktur tersebut bukan tanpa alasan. Selain untuk melindungi dinding, ini juga berfungsi melindungi kusen jendela serta pintu.

Umumnya, overstek tidak hanya digunakan pada atap. Pada bagian lantai bangunan juga cukup umum menggunakan struktur tersebut. Hanya saja metode serta tujuannya cukup berbeda dengan struktur tersebut.

2. Tujuan adanya overstek

Tujuan adanya struktur ini sendiri cukup beragam. Namun, pada umumnya digunakan dengan tujuan melindungi dinding. Apalagi jika bangunan tersebut berdiri di daerah dengan cuaca ekstrem.

Di negara dua musim, overstek atap bertujuan untuk melindungi badan bangunan dari panas dan hujan. Sedangkan di negara 4 musim overstek memiliki tujuan mencegah salju di bagian tertentu.

Jenis-Jenis Overstek Atap Berdasarkan Bentuknya

Dalam pengaplikasiannya ternyata ada beberapa jenis overstek. Setiap jenis overstek dipengaruhi oleh bentuknya. Penasaran? Berikut daftarnya:

1. Atap tertutup

Atap tertutup merupakan struktur yang diberikan dengan material plafon maupun sejenisnya. Umumnya, struktur ini sangat umum dijumpai di Indonesia. Salah satu alasannya adalah karena cuaca yang terik.

Ketika menggunakan overstek atap tertutup, panas matahari bisa berkurang dengan cepat. Bagian dalam rumah juga akan mudah menyimpan panas ketika cuaca sedang berada di titik rendah.

2. Atap terbuka

Atap terbuka merupakan struktur yang tidak menggunakan plafon maupun material sejenisnya. Anda bisa melihat rangka atap yang memanjang serta melihat bagian genteng atau material sejenisnya.

3. Boxed eave

Terakhir adalah boxed eave yang merupakan hasil berlapis dari berbagai material ornament. Namun, boxed eave tidak diterapkan untuk seluruh struktur atap. Tetapi, hanya beberapa sudut yang menjadi titik pandang seseorang.

Overstek dan Aturan Jarak Bebas

Pembangunan overstek atap perlu memperhatikan beberapa hal, terutama dari sisi struktur bangunan. Hal paling penting dalam struktur ini adalah aturan jarak. Ini sebenarnya berlaku untuk setiap elemen pada konstruksi.

Ada aturan jarak bebas yang merupakan jarak minimum bangunan untuk diperbolehkan dari bidang terluar hingga bagian garis ujung jalan. Aturan ini pada dasarnya bisa berbeda di setiap daerah.

Jika jaraknya terlalu berdekatan dengan garis ujung sepadan jalan, maka bisa membuat pengguna jalan merasa terganggu. Di sisi lain, hal tersebut juga berdampak pada infrastruktur pendukung lain seperti tiang listrik.

Selain itu, ada bahaya berupa cabang pohon yang mungkin bisa merusak bagian atap. Patahan cabang pohon bisa merusak atap. Artinya, kebocoran juga bisa terjadi kapan saja.

Baca Juga: Mengenal Keunggulan Atap UPVC dan Beragam Jenis-Jenisnya

Keuntungan Pengaplikasian Overstek

Perlu dipahami bahwa overstek atap merupakan salah satu bagian rumah yang paling fungsional. Oleh sebab itulah pemilik rumah juga akan mendapatkan berbagai keuntungan pengaplikasian, seperti:

1. Perlindungan bagian-bagian bangunan

Kehadiran overstek pada atap pada dasarnya memberikan berbagai keuntungan. Salah satunya adalah mampu melindungi beberapa bagian bangunan. Misalnya saja seperti pintu luar, jendela, kusen, hingga dinding samping.

Beberapa bagian bangunan tersebut memang akan cepat rusak jika terkena perubahan cuaca secara mendadak. Apalagi beberapa bagian juga dibuat dari material kayu yang tidak bisa bertahan lama.

Ketika Anda menggunakan overstek atap, setidaknya Anda tidak akan terlalu sering melakukan renovasi rumah. Biaya untuk perbaikan rumah juga bisa dialokasikan untuk kebutuhan bulanan lainnya.

2. Pelindung pondasi bangunan

Keuntungan kedua adalah melindungi bagian pondasi. Hujan lebat umumnya akan menimbulkan genangan di sekitar pondasi. Ketika hal tersebut sering terjadi maka bisa mengikis bagian pondasi.

Hadirnya overstek bisa membuat air hujan tidak langsung menggenang di area pondasi. Justru air hujan akan mengalir kearah luar bangunan. Tindakan ini merupakan sebuah langkah pencegahan.

Melalui penerapan struktur overstek maka dapat mengurangi risiko kerusakan bangunan. Risiko rendah juga membuat biaya perbaikan berkurang. Artinya, Anda bisa menghemat biaya yang lebih banyak.

Baca Juga: Mengenal Keunggulan dan Kelemahan Atap Holodeck

Jika Anda tertarik untuk mempelajari informasi yang lebih lengkap mengenai beragam jenis besi, kunjungi blog kami untuk info terbaru.

Kunjungi juga laman produk kami yang menyediakan atap holodeck dan avantguard yang bisa membuat overstek atap Anda semakin kokoh.

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait

Menu