Atap Baja Ringan. Bagaimana Cara Pemasangannya?

atap baja ringan bagaimana cara pemasangannya

Rangka dan Atap Baja Ringan dianggap lebih menguntungkan daripada material kayu

Penggunaan rangka atap dari kayu mulai ditinggalkan karena kurang tahan terhadap serangan rayap atau serangga. Alhasil, penggunaan rangka atap baja mulai diminati karena tahan lama, tahan api, tahan karat, dan tahan dari serangan. Berikut proses pemasangan rangka dan atap baja ringan dengan kuat 

Baca Juga: Kuda-Kuda Baja: Membangun Ketangguhan Untuk Atap

Persiapan Pemasangan Rangka dan Atap Baja Ringan

Sebelum proses pemasangan dimulai, pastikan kuda-kudanya sudah terpasang kuat dan tegak-lurus dengan ring balok. Ketinggian apex untuk nok pada setiap kuda-kuda juga harus rata. Begitu pula dengan sisi miring pada area atap. Selama proses pengerjaan berlangsung, tak boleh ada perubahan bentuk agar kuda-kuda baja ringan bisa terpasang secara sempurna.

Untuk pemasangan rangka baja ringan sendiri memerlukan setidaknya 3 tahapan. Mulai dari persiapan, laveling & marking, serta pemasangan tahap akhir.

Tahap persiapan

Buat gambaran berupa perencanaan atap lebih dahulu serta rencana peletakan kuda-kuda. Pastikan perlengkapan serta peralatan untuk pemasangan kuda-kuda sudah tersedia. Sebagai pelengkap, sediakan pula peralatan untuk menjamin kesehatan dan keselamatan pekerja selama proses pengerjaan berlangsung di atas ketinggian.

Tahap  Laveling dan Marking

Proses ini bertujuan untuk menyamaratakan bagian-bagian penting agar rangka dan atap terpasang secara kuat. Adapun bagian yang perlu diratakan antara lain ring balok dan siku. Untuk rangkaian ring baloknya sendiri harus terikat dengan bagian bangunan secara keseluruhan. Pastikan pula sudah tersambung dengan kolom di bawahnya.

Tahap Pemasangan Kuda-Kuda

Pemasangan kuda-kuda harus sama dengan nomor urutan yang sudah ditandai lebih dahulu. Kemudian pastikan posisi kanan serta kiri bagian kuda-kudanya tidak terbalik. Periksa kembali apakah sudah berdiri tegak lurus dengan ring balok atau belum. Kalau terasa longgar, bisa dikencangkan dengan plat L.

Ketika melakukan pengencangan menggunakan dynabolt, topang menggunakan balok agar kuda-kuda tetap stabil dan tidak berubah posisi. Setelah itu, lakukan pemasangan material balok nok. Pasang pula bracing dan reng yang sudah disesuaikan dengan penutup atap. Kencangkan titik temu kuda-kuda dengan reng menggunakan sekrup sebanyak 2 buah saja.

Kemudian lakukan pemasangan outrigger dan reng langit-langit pada permukaan atas bottom chord bagian kuda-kuda. Kencangkan kembali dengan sekrup dengan jarak masing-masing 120 cm. Sampai di sini, bisa dikatakan bahwa proses pemasangan telah selesai.

Cara Memilih Baja Ringan yang Berkualitas

Ada 3 cara untuk memilih baja ringan yang berkualitas seperti poin-poin berikut.

  • Cek Ketebalan pada Lapisan Anti Karat

Meski rata-rata rangka dan atap baja ringan menerapkan lapisan anti karat, bukan berarti ketebalannya sama. Oleh karena itu, mintalah keterangan tentang ketebalan pada lapisan anti karat. Pastikan ketebalannya melebihi aluminium zinc.

  • Minta Data Berupa Ukuran atau Dimensi Rangka

Data-data yang perlu diketahui antara lain rangka utama atau C channel serta bahan reng. Biasanya semakin besar ukurannya, maka semakin besar pula beban yang perlu ditanggung oleh rangka. Begitu pula sebaliknya. Sebaiknya pilih yang berukuran besar agar tetap kukuh ketika sudah terpasang hingga hari-hari selanjutnya.

  • Periksa Dimensi Tinggi dan Lebar Profil

Dimensi tinggi dan lebar pada profil memiliki peranan penting dalam menjaga stabilitas rangka setelah terpasang. Jangan sampai salah pilih karena bisa menyebabkan rentan terjadinya buckling force atau melintir.

Baca Juga: Mengenal Keunggulan Atap UPVC Dan Jenisnya

Pemasangan rangka dan atap baja ringan kini tidak terbatas pada bangunan rumah, tapi juga digunakan sudah dalam pembuatan garasi, area taman, serta area publik lain. Jika Anda mencari material besi atau baja, Anda bisa menemukannya di KPS Steel

Bagikan Artikel :

Artikel Terkait

Menu